Babinsa Ngenang Ajak Nelayan Waspadai Cuaca dan Jaga Kelestarian Laut

Komsos di Pulau Ngenang Tekankan Keselamatan Melaut serta Larangan Merusak Ekosistem Laut

KODIM 0316/BATAM182 Dilihat
banner 468x60

BATAM — Babinsa 08 Kelurahan Ngenang Koramil 03/Nongsa terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat pesisir melalui kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama warga binaan di wilayah Pulau Ngenang, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.40 WIB tersebut dilaksanakan oleh Babinsa 08 Ngenang Sertu Alexsander di kedai milik Bapak Ahmadi yang berada di RT 01 RW 21 Pulau Ngenang. Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Babinsa berdialog langsung dengan para nelayan dan warga mengenai kondisi cuaca, hasil tangkapan ikan, hingga pentingnya menjaga kelestarian laut sebagai sumber mata pencaharian masyarakat setempat.

banner 336x280

Hadir dalam kegiatan komunikasi sosial tersebut di antaranya Bapak Ahmadi, Bapak Rasid, dan Bapak Yudi bersama sejumlah warga lainnya.

Dalam pertemuan itu, Sertu Alexsander menyoroti kondisi cuaca yang saat ini dinilai tidak menentu dan berpotensi membahayakan aktivitas para nelayan ketika melaut. Karena itu, ia mengimbau masyarakat pesisir agar selalu mengutamakan keselamatan dan memperhatikan perkembangan cuaca sebelum berangkat mencari ikan.

Menurutnya, keselamatan nelayan harus menjadi prioritas utama mengingat sebagian besar warga Pulau Ngenang menggantungkan hidup dari hasil laut. Ia meminta para nelayan tidak memaksakan diri melaut apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan.

“Cuaca sekarang sulit diprediksi. Keselamatan harus diutamakan saat melaut. Nelayan diharapkan selalu waspada dan memperhatikan kondisi angin maupun gelombang sebelum pergi mencari ikan,” ujar Sertu Alexsander dalam kegiatan tersebut.

Selain membahas faktor keselamatan, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian laut dan tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak ekosistem perairan. Menurutnya, laut merupakan sumber penghidupan utama masyarakat sehingga harus dijaga keberlanjutannya untuk generasi mendatang.

Ia menegaskan bahwa tindakan-tindakan yang dilarang pemerintah seperti penggunaan alat tangkap merusak maupun aktivitas yang dapat menghancurkan terumbu karang harus dihindari. Kerusakan ekosistem laut dinilai akan berdampak langsung terhadap menurunnya potensi ikan dan kesejahteraan masyarakat nelayan.

“Kalau laut rusak, maka hasil tangkapan juga akan berkurang. Karena itu, kita semua harus menjaga laut agar tetap lestari dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Babinsa juga mengajak para nelayan memperkuat kerja sama dan komunikasi dengan aparat kewilayahan apabila menemukan persoalan di lapangan, baik terkait keamanan maupun kondisi sosial masyarakat pesisir.

Pendekatan komunikasi sosial yang rutin dilakukan Babinsa dinilai penting dalam membangun hubungan harmonis antara aparat teritorial dan masyarakat. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi dan pembinaan kepada warga agar semakin sadar terhadap pentingnya keselamatan kerja dan pelestarian lingkungan.

Warga menyambut positif kegiatan komsos tersebut. Mereka mengaku merasa diperhatikan dan termotivasi untuk lebih peduli terhadap keselamatan saat melaut serta menjaga kondisi laut di sekitar Pulau Ngenang.

Kegiatan komunikasi sosial berakhir sekitar pukul 10.40 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan terus mampu memberikan rasa aman sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan pesisir dan laut.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *