Detikinewsinfo.com] Upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah banjir terus dilakukan jajaran TNI AD bersama masyarakat. Pada Minggu (14/9/2025) pagi, Babinsa 20/Sungai Pelunggut Koramil 02/Sekupang, Sertu P. Lubis, memimpin kegiatan gotong royong bersama warga di Kavling Melati, RT 001/RW 006, Kelurahan Sungai Pelunggut, Kecamatan Sagulung.
Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan sasaran utama membersihkan parit perbatasan antara Kavling Melati dengan lahan perumahan PT. Sahabat dan SP. Parit tersebut menjadi titik rawan genangan air saat hujan deras, sehingga perlu dilakukan pembersihan secara berkala agar aliran air tetap lancar.
Dalam kegiatan ini, hadir sejumlah tokoh masyarakat dan perangkat wilayah, di antaranya Kasitrantib Kecamatan Sagulung Epijar, Kasitrantib Kelurahan Sungai Pelunggut M. Marbun, Ketua LPM Morgana, Ketua RW 006 Hasibuan, seluruh ketua RT di RW 006, serta sekitar 60 warga Kavling Melati.
Sertu P. Lubis menyampaikan bahwa gotong royong ini tidak hanya untuk mengurangi potensi banjir, tetapi juga untuk mempererat kebersamaan antara warga dengan aparat kewilayahan.
“Kami bersama warga berupaya menjaga lingkungan tetap bersih. Parit yang tersumbat bisa menjadi penyebab banjir, maka hari ini kita bersihkan bersama. Selain itu, kegiatan seperti ini juga memperkuat ikatan kekeluargaan dan semangat gotong royong,” ujar Sertu P. Lubis.
Kasitrantib Kecamatan Sagulung, Epijar, yang turut serta dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi kekompakan masyarakat. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan warga merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.
Warga yang hadir pun tampak antusias. Mereka membawa peralatan sederhana seperti cangkul, parang, dan keranjang untuk mengangkut sampah dan tanah yang menyumbat saluran air. Kegiatan berjalan tertib hingga selesai pada pukul 11.00 WIB.
Ketua RW 006, Hasibuan, menyampaikan terima kasih kepada Babinsa dan seluruh pihak yang terlibat.
“Banjir sudah menjadi masalah tahunan di sini. Semoga dengan pembersihan rutin seperti ini, risiko banjir dapat berkurang,” ucapnya.
Gotong royong yang berlangsung dengan aman dan tertib ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan warga dalam menjaga lingkungan. Ke depan, kegiatan serupa akan terus digalakkan agar wilayah Sungai Pelunggut semakin terbebas dari ancaman banjir.



















