Konsolidasi Bank Sampah Binaan PT Pegadaian Kanwil II Pekanbaru: Ubah Sampah Jadi Emas

Batam, Berita, Featured, KEPRI225 Dilihat
banner 468x60

Detikinewsinfo.Com] PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru menggelar Konsolidasi Bank Sampah Binaan yang melibatkan para penggerak bank sampah dari tiga provinsi, yakni Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Aston In Gideon, Batam, sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi regional dalam mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat menuju ekonomi sirkular.

Didukung penuh oleh program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian Kanwil II Pekanbaru, konsolidasi ini tidak hanya berfokus pada isu lingkungan, tetapi juga membangun jejaring kelembagaan dan memperkuat nilai ekonomi melalui konversi sampah menjadi tabungan emas.

banner 336x280

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil II Pekanbaru, Eko Supriyanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pegadaian hingga kini telah membina sebanyak 425 bank sampah di seluruh Indonesia.

“Dari ratusan bank sampah binaan tersebut, kami berhasil mengonversi sampah menjadi emas sebanyak 9 kilogram. Ini bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Eko.

 

Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Pemerintah Kota Batam, yakni Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Drs. Taufik, AP, yang menyatakan apresiasinya terhadap inisiatif Pegadaian. Ia menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan target Pemko Batam untuk mengurangi timbulan sampah hingga 50%.

“Kami sangat mengapresiasi kontribusi Pegadaian, tidak hanya dalam hal edukasi dan pemberdayaan, tetapi juga dalam menciptakan insentif nyata yang mendorong masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan,” tutur Taufik.

Hadir pula Ketua Umum FORSEPSI (Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia), Mina Dewi, yang menyoroti pentingnya dukungan Pegadaian dalam membangun ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di berbagai daerah.

“Dukungan Pegadaian tidak hanya sebatas materi. Mereka membangun sistem yang berkelanjutan, termasuk penguatan organisasi seperti FORSEPSI agar perjuangan para penggerak bank sampah terdengar lebih luas dan berdampak lebih nyata,” jelas Mina.

Rangkaian acara konsolidasi mencakup diskusi tematik, pemetaan tantangan lintas wilayah, presentasi praktik terbaik (best practice), hingga perumusan aksi kolaboratif yang dapat diimplementasikan bersama.

Semangat gotong royong dan berbagi mengisi suasana kegiatan ini, dengan harapan menciptakan masa depan yang bersih, berdaya, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Pegadaian kembali menegaskan perannya sebagai perusahaan yang tidak hanya bergerak di bidang keuangan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial dan lingkungan. Dengan semangat #SampahJadiEmas, Pegadaian terus mendorong transformasi menuju lingkungan yang bersih, masyarakat yang berdaya, dan masa depan yang lebih hijau untuk Indonesia.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *