Detikinewsinfo.Com] Dalam rangkaian kegiatan nonfisik Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125, Kodim 0316/Batam melaksanakan penyuluhan tentang bahaya narkoba bagi warga Kavling Sambau IV, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kamis (31/7/2025). Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN), yaitu Bapak Anjar Fitrianto
Dalam paparannya, Anjar menyampaikan pentingnya kesadaran masyarakat, khususnya kalangan remaja, terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba.
“Bahaya narkoba bagi remaja sangat nyata. Sosialisasi ini saya tujukan agar warga memahami dampak negatif narkoba yang bisa membuat seseorang lalai dan kehilangan arah dalam hidup,” jelasnya.
Ia berharap, dengan adanya penyuluhan ini, masyarakat tidak hanya memahami, tetapi juga mampu menyampaikan kembali informasi ini kepada anak-anak dan lingkungan sekitarnya sebagai langkah pencegahan dini.
Penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda dinilai kian mengkhawatirkan. Maraknya penyimpangan perilaku remaja akibat pengaruh zat adiktif dapat mengancam masa depan bangsa, karena generasi muda adalah aset penting penerus kepemimpinan.
Senada dalam keterangannya menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh Satgas untuk secara aktif mengedukasi masyarakat, terutama kalangan remaja.
“Sasaran utama dari bahaya narkoba ini adalah kalangan pelajar usia 11–24 tahun. Artinya, anak-anak kita sewaktu-waktu bisa menjadi target penyalahgunaan narkoba,” tegasnya
Ia juga menjelaskan bahwa terdapat dua faktor utama penyebab penyalahgunaan narkoba, yakni faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi kondisi kepribadian, kecemasan, depresi, hingga kurangnya religiusitas. Sementara faktor eksternal berkaitan dengan lingkungan sosial yang tidak kondusif.
“Remaja adalah kelompok paling rentan, karena mereka sedang mengalami perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang signifikan. Maka, pemahaman sejak dini sangat penting,” pungkasnya.
















