Babinsa Koramil 05 Belakang Padang Melayat ke Rumah Duka Tokoh Perempuan Kampung Tempang

banner 468x60

Babinsa bersama lurah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga memberikan penghormatan terakhir serta dukungan kepada keluarga almarhumah Mariam binti M Saleh yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

BATAM — Babinsa Koramil 05/Belakang Padang turut melayat ke rumah duka almarhumah Mariam binti M Saleh, salah satu tokoh perempuan di Kampung Tempang, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Minggu (30/8/2026).

banner 336x280

Kegiatan melayat tersebut dilaksanakan sekitar pukul 08.30 WIB sebagai bentuk kepedulian dan empati Babinsa terhadap warga binaan yang tengah berduka.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Koramil 05/Belakang Padang hadir bersama Lurah Tanjung Sari M Yamin, A.Md., Babinsa Pemping Serda Roni Sitorus, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga binaan.

Kehadiran unsur pemerintahan, aparat kewilayahan, tokoh masyarakat, dan warga menjadi bentuk solidaritas masyarakat dalam memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Dikenal Aktif dalam Kegiatan Sosial

Almarhumah Mariam binti M Saleh semasa hidupnya dikenal aktif bergerak di bidang sosial dan kemasyarakatan. Kiprahnya di tengah masyarakat membuat kepergian almarhumah meninggalkan duka bagi keluarga, kerabat, serta warga Kampung Tempang.

Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, almarhumah meninggal dunia setelah mengalami kondisi kesehatan yang secara tiba-tiba memburuk pada Sabtu (29/8/2026) malam.

Sebelum mengalami kondisi tersebut, almarhumah diketahui masih sempat bercengkerama bersama tetangga dan sanak keluarga.

Setelah selesai berbincang, almarhumah kemudian berpamitan untuk beristirahat. Namun, ketika hendak berbaring, almarhumah mengalami kejang.

Melihat kondisi tersebut, keluarga dan warga kemudian membawa almarhumah ke Puskesmas Kecamatan Belakang Padang untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.

Kondisi Kesehatan Memburuk

Setelah dilakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan, almarhumah diketahui mengalami kondisi yang cukup serius. Dalam laporan disebutkan kadar hemoglobin (HB) rendah dan denyut nadi yang terputus-putus sehingga menunjukkan kondisi kritis.

Upaya penanganan medis kemudian dilakukan oleh petugas kesehatan. Namun, kondisi almarhumah terus menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh dokter.

Almarhumah kemudian dibawa kembali ke rumah duka di Kampung Tempang untuk disemayamkan sembari menunggu pelaksanaan prosesi pemakaman.

Pihak keluarga bersama masyarakat setempat selanjutnya mempersiapkan berbagai keperluan untuk prosesi pemakaman almarhumah.

Babinsa Hadir di Tengah Warga

Kegiatan melayat yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari kepedulian aparat kewilayahan terhadap kondisi sosial masyarakat di wilayah binaannya.

Melalui kehadiran langsung di rumah duka, Babinsa dapat memberikan dukungan moral kepada keluarga sekaligus membangun hubungan yang semakin erat dengan masyarakat.

Kehadiran Babinsa bersama unsur kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga juga mencerminkan semangat gotong royong serta kepedulian sosial yang masih terjaga di tengah masyarakat.

Bagi aparat kewilayahan, komunikasi sosial tidak hanya dilakukan dalam situasi masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari, tetapi juga ketika warga mengalami musibah dan membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitarnya.

Setelah memberikan penghormatan dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhumah, kegiatan melayat berakhir sekitar pukul 10.30 WIB.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan tertib.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *