Pegadaian Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Warga Terdampak Galodo di Kabupaten Solok

NASIONAL9 Dilihat
banner 468x60

Solok -DK] PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru melalui Pegadaian Cabang Solok menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi masyarakat yang terdampak bencana galodo dan banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Bantuan tersebut diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat terdampak dan para pengungsi sesuai kebutuhan di lapangan.

banner 336x280

Penyaluran bantuan dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pegadaian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi situasi darurat akibat bencana.

Bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar, terutama bahan pangan dan perlengkapan yang dibutuhkan masyarakat selama berada di lokasi pengungsian.

Salurkan Beras hingga Kebutuhan Balita dan Perempuan

Dalam penyaluran tersebut, Pegadaian memberikan sejumlah kebutuhan pokok yang dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak.

Bantuan yang disalurkan terdiri atas 52 karung beras ukuran 10 kilogram, 55 dus minyak goreng, 7 karung gula pasir, dan 13 dus sarden.

Selain bahan pangan, bantuan juga mencakup sejumlah perlengkapan untuk masyarakat dan pengungsi, terutama kebutuhan balita dan perempuan, seperti popok bayi atau pampers, pembalut, serta perlengkapan mandi.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui Pegadaian Cabang Solok dengan berkoordinasi bersama BPBD Kabupaten Solok.

Koordinasi tersebut dilakukan agar bantuan yang diberikan dapat diterima dan disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan berdasarkan kondisi serta kebutuhan di lokasi terdampak.

Pegadaian Ingin Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil II Pekanbaru, Agus Riyadi, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat, terutama ketika menghadapi kondisi darurat akibat bencana.

Agus menyampaikan keprihatinannya atas bencana yang terjadi di Kabupaten Solok.

“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi dan menyampaikan empati kepada seluruh masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana galodo. Melalui bantuan ini, Pegadaian ingin hadir dan memberikan dukungan nyata, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan para pengungsi selama masa tanggap darurat,” ujar Agus.

Menurut dia, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membantu meringankan beban warga yang saat ini masih menghadapi dampak bencana.

“Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit,” katanya.

Agus menambahkan, Pegadaian akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan dukungan sosial yang diberikan dapat disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

Tekankan Pentingnya Kolaborasi Penanganan Bencana

Agus mengatakan penanganan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Menurut dia, sinergi antara pemerintah, lembaga kebencanaan, dunia usaha, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memenuhi kebutuhan warga terdampak.

“Dalam penanganan bencana, sinergi dan gotong royong menjadi hal yang sangat penting. Pegadaian siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait agar dukungan yang diberikan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dia berharap proses penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Solok dapat berjalan dengan baik.

Pegadaian, lanjut Agus, juga berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan berbagai pihak selama proses tanggap darurat berlangsung.

BPBD Kabupaten Solok Apresiasi Bantuan Pegadaian

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Solok, Nopelius, ST, MT, mengapresiasi kepedulian Pegadaian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Menurut Nopelius, bantuan berupa kebutuhan pangan dan perlengkapan masyarakat tersebut sangat membantu dalam mendukung pemenuhan kebutuhan warga selama masa tanggap darurat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pegadaian yang telah memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Solok. Bantuan berupa kebutuhan pangan seperti beras, minyak goreng, gula dan sarden, serta selimut dan pakaian ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan pengungsi selama masa tanggap darurat,” ujar Nopelius.

Dia mengatakan bantuan yang diterima akan disalurkan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat di lapangan.

BPBD, kata Nopelius, akan memastikan bantuan dapat dimanfaatkan untuk mendukung masyarakat yang terdampak bencana.

Tanggap Darurat Ditetapkan Selama 14 Hari

Nopelius juga menekankan pentingnya dukungan dan sinergi dari berbagai pihak dalam penanganan bencana di Kabupaten Solok.

“Penanganan bencana membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak. Kami berharap kepedulian seperti ini dapat terus terjalin sehingga kebutuhan masyarakat yang terdampak dapat ditangani bersama secara optimal,” katanya.

Bencana galodo dan banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Solok mendorong pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari mulai 22 September 2026.

Dalam masa tanggap darurat tersebut, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak menjadi salah satu prioritas penanganan.

Kebutuhan pangan, perlengkapan bagi pengungsi, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya menjadi bagian yang perlu mendapatkan perhatian selama proses penanganan berlangsung.

Bagian dari Program Pegadaian Peduli

Penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana tersebut merupakan bagian dari komitmen Pegadaian melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian Peduli.

Melalui program tersebut, Pegadaian memberikan dukungan kepada masyarakat yang menghadapi kondisi darurat, termasuk akibat bencana alam.

Dalam pelaksanaan bantuan tanggap bencana, Pegadaian mengedepankan koordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga kebencanaan agar bantuan dapat disalurkan secara cepat dan sesuai kebutuhan.

Bagi masyarakat yang terdampak bencana, dukungan terhadap kebutuhan dasar menjadi penting tidak hanya pada tahap awal kejadian, tetapi juga selama proses pemulihan berlangsung.

Pegadaian berharap bantuan yang disalurkan melalui BPBD Kabupaten Solok dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan pengungsi selama masa tanggap darurat.

Dukungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari semangat gotong royong berbagai pihak dalam menghadapi bencana dan membantu masyarakat melewati masa sulit menuju proses pemulihan.

Pegadaian menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah maupun pemangku kepentingan terkait dalam memberikan dukungan sosial sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *