Babinsa Tanjung Sari Perkuat Sinergi dengan Imigrasi Belakang Padang, Dorong Pelayanan Paspor Lebih Humanis dan Responsif

Kolaborasi lintas instansi diperkuat untuk pengawasan orang asing, pencegahan perdagangan manusia, serta peningkatan kualitas layanan publik bagi masyarakat, termasuk prioritas bagi kelompok rentan.

Uncategorized25 Dilihat
banner 468x60

Batam- Upaya memperkuat sinergi antarinstansi di wilayah perbatasan terus dilakukan aparat teritorial. Babinsa Kelurahan Tanjung Sari, Koramil 05/Belakang Padang, Serma Eko Pranoto melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama pegawai Imigrasi di Kantor Imigrasi Kelas II Belakang Padang, Kamis (30/4) pagi.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam membangun koordinasi yang solid antara TNI dan instansi pemerintah, khususnya dalam menghadapi dinamika wilayah perbatasan yang memiliki mobilitas orang dan barang cukup tinggi.

banner 336x280

Dalam pertemuan tersebut, Babinsa menekankan pentingnya menjaga hubungan kerja yang harmonis antara Koramil dan pihak Imigrasi. Sinergi ini dinilai krusial untuk menunjang pelaksanaan tugas pokok masing-masing instansi, terutama dalam hal pengawasan terhadap keberadaan orang asing di wilayah Belakang Padang.

Selain itu, koordinasi juga difokuskan pada upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang yang berpotensi terjadi di wilayah kepulauan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Babinsa mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat pertukaran informasi guna meminimalisir potensi pelanggaran hukum.

Tak hanya soal pengawasan, aspek pelayanan publik juga menjadi perhatian dalam komsos tersebut. Babinsa mendorong pihak Imigrasi agar memberikan kemudahan akses bagi masyarakat lokal, khususnya warga yang berdomisili di Belakang Padang, dalam proses pengurusan paspor.

Ia juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam pelayanan, dengan memberikan prioritas kepada kelompok rentan seperti lanjut usia, ibu hamil, serta anak-anak. Hal ini dinilai sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang inklusif dan berkeadilan.

Dalam kesempatan itu, pihak Imigrasi turut mensosialisasikan program percepatan pembuatan paspor “sehari jadi” melalui mekanisme pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp1.000.000. Program ini memberikan alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan dokumen perjalanan secara cepat tanpa harus menunggu proses yang lama.

Program tersebut diharapkan dapat menjadi solusi praktis bagi warga, khususnya yang memiliki kebutuhan mendesak, sekaligus meningkatkan kualitas layanan keimigrasian di wilayah Belakang Padang.

Kegiatan komsos berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan ditutup pada pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman dan tertib. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin koordinasi yang semakin erat antara aparat kewilayahan dan instansi terkait, guna menjaga stabilitas serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *