Kejurprov Domino Kepri Memanas, Perburuan Tiket Nasional Dimulai

Tujuh kabupaten/kota bersaing dalam dua kategori demi tampil di Kejurnas Bogor 2026.

Batam, KEPRI220 Dilihat
banner 468x60

BATAM (DK)_Persaingan memperebutkan tiket menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Domino di Bogor kian menghangat. Organisasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Provinsi Kepulauan Riau menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Domino 2026 sebagai ajang seleksi atlet terbaik daerah.

Turnamen ini menjadi pintu awal bagi para pemain domino dari berbagai kabupaten dan kota di Kepulauan Riau untuk menembus level nasional. Kejurnas Domino dijadwalkan berlangsung pada 24–25 April 2026 di Bogor, Jawa Barat.

banner 336x280

Sebanyak tujuh kabupaten/kota ambil bagian dalam kejuaraan ini. Untuk menjaga kualitas pertandingan, panitia menerapkan sistem pembagian dua grup. Skema ini dinilai mampu meningkatkan intensitas persaingan sekaligus menjaga efektivitas jalannya turnamen.

Sekretaris Panitia Pelaksana, Arya Muda, mengatakan pembagian grup dilakukan untuk memastikan setiap pertandingan berjalan kompetitif dan terukur. “Peserta berasal dari tujuh daerah dan kami bagi dalam dua grup agar sistem pertandingan lebih maksimal serta mampu menghasilkan atlet terbaik,” ujar Arya di sela kegiatan.

Tidak hanya mengandalkan format grup, Kejurprov Domino Kepri 2026 juga mempertandingkan dua kategori, yakni kategori umum dan pelajar. Format ini membuka peluang lebih luas bagi berbagai kalangan, termasuk generasi muda, untuk menunjukkan kemampuan.

Ketua Pelaksana, Walfentius Tindaon, menilai pendekatan tersebut sebagai bagian dari strategi pembinaan jangka panjang. Menurut dia, kejuaraan tidak sekadar menjadi arena kompetisi, tetapi juga wadah penjaringan dan pengembangan atlet secara berkelanjutan.

“Melalui dua kategori ini, kami berharap potensi atlet dapat terjaring lebih luas, baik dari kalangan umum maupun pelajar yang menjadi generasi penerus,” kata Walfentius.

Dari sisi organisasi, ORADO menempatkan Kejurprov sebagai bagian penting dalam sistem seleksi berjenjang. Sekretaris ORADO Kepri, Yunus Muda, menegaskan bahwa turnamen ini merupakan jalur resmi menuju Kejurnas.

“Kejuaraan provinsi ini bertujuan mencari atlet domino terbaik yang nantinya akan mewakili Kepri di Kejurnas Bogor,” ujar Yunus.

Ia menjelaskan, ORADO hadir sebagai wadah resmi olahraga domino dengan aturan yang telah distandarisasi. Hal ini menjadi krusial mengingat permainan domino di masyarakat memiliki banyak variasi aturan yang berbeda.

“Di masyarakat, permainan domino memang banyak versinya. Namun ORADO menetapkan aturan yang seragam agar olahraga ini bisa dipertandingkan secara profesional dan memiliki sistem yang jelas,” kata dia.

Menurut Yunus, standardisasi menjadi fondasi penting dalam mendorong domino sebagai cabang olahraga yang diakui secara luas. Dengan sistem yang baku, kompetisi dapat berlangsung lebih adil dan terukur.

Lebih jauh, ia menilai potensi domino tidak hanya pada aspek hiburan, tetapi juga edukasi. Permainan ini dinilai mampu melatih konsentrasi, daya ingat, serta kemampuan menyusun strategi.

“Bagi generasi muda, domino sangat baik karena dapat memperkuat daya ingat dan melatih kecerdasan dalam menyusun strategi,” ujarnya.

Kejurprov Domino Kepri 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan wakil terbaik untuk Kejurnas, tetapi juga memperkuat ekosistem olahraga domino di daerah. Melalui kompetisi yang terstruktur dan berjenjang, ORADO berupaya mendorong domino menjadi cabang olahraga yang kompetitif sekaligus memiliki arah pembinaan yang jelas di tingkat nasional.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *