“Jurnalisme Bukan Sertifikat, Dedek Wahyudi Desak Evaluasi UKW”

NASIONAL407 Dilihat
banner 468x60

Batam,detikinews.info.com – Dalam perbincangan di salah satu grup diskusi jurnalis, Dedek Wahyudi, seorang wartawan senior asal Batam, menyoroti pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar oleh Dewan Pers dan sejumlah organisasi profesi pers seperti PWI.

Dedek mengingatkan bahwa Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999 mengamanatkan agar wartawan menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dalam menjalankan tugasnya. Namun, menurutnya, Dewan Pers seharusnya lebih fokus pada peningkatan mutu pendidikan dan pelatihan jurnalistik, bukan justru sibuk menggelar pelatihan dengan topik seperti “mengenali oknum wartawan”.

banner 336x280

“Apakah ini bentuk ketakutan atau kekhawatiran tertentu? Bukankah seharusnya lebih fokus pada penguatan kapasitas wartawan?” ujar Dedek dalam percakapan grup tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa keterkaitan antara wartawan dan Dewan Pers seharusnya bersifat pelengkap. Status wartawan yang telah memiliki badan hukum melalui medianya sudah merupakan bentuk legitimasi yang kuat, dan bukan berarti wartawan yang belum mengikuti UKW tidak bisa disebut wartawan.

“UKW itu penting, tetapi tidak bisa dijadikan satu-satunya tolok ukur. Masih banyak wartawan yang belum UKW namun tetap menjalankan tugas jurnalistik secara profesional dan berpegang pada etika serta prinsip jurnalistik,” tambahnya.

Dedek mengajak semua pihak untuk lebih bijak memahami peran seorang jurnalis. Menurutnya, wartawan sejati—meskipun belum UKW—tetap harus mampu menyajikan informasi berdasarkan data, narasumber yang jelas, dan hasil konfirmasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Mari kita tidak mengecilkan peran wartawan hanya karena belum mengikuti UKW. Yang utama adalah komitmen terhadap etika jurnalistik dan integritas dalam menyampaikan informasi,” pungkas Dedek.(tim)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *