BATAM – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian serta peran aktif masyarakat. Semangat inilah yang terus dibangun Babinsa 20/Sungai Pelunggut Koramil 02/Sekupang, Sertu P. Lubis, melalui kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama warga di wilayah binaannya, Jumat (9/10/2026).
Dalam kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB tersebut, Sertu P. Lubis menyambangi warga Kavling Melati, Kelurahan Sungai Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Kota Batam. Pertemuan berlangsung di warung milik Bapak Agus, kawasan RT 001/RW 06, dengan dihadiri empat orang warga setempat.
Kegiatan komsos tersebut menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus menyampaikan sejumlah imbauan penting terkait kerukunan bertetangga, pengawasan terhadap anak-anak dan remaja, serta kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dan tindak pencurian.
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Sertu P. Lubis mengajak warga untuk terus menjaga silaturahmi dan membangun hubungan harmonis dengan tetangga. Menurutnya, kerukunan sosial merupakan salah satu fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.
Hubungan baik antarwarga juga perlu diwujudkan melalui sikap saling menghormati, kepedulian terhadap kondisi sekitar, serta kesediaan untuk saling membantu apabila ada warga yang menghadapi kesulitan.
Dengan komunikasi yang terjalin baik, berbagai persoalan di lingkungan diharapkan dapat diselesaikan melalui musyawarah dan tidak berkembang menjadi konflik yang merugikan masyarakat.
Pengawasan Anak dan Remaja Jadi Perhatian Bersama
Selain memperkuat kerukunan, Babinsa juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mendidik dan mengawasi anak-anak, khususnya mereka yang masih bersekolah dan memasuki usia remaja.
Sertu P. Lubis mengimbau para orang tua agar memberikan perhatian lebih terhadap pergaulan, aktivitas sehari-hari, serta perkembangan perilaku anak. Pengawasan tersebut dinilai penting untuk membantu generasi muda terhindar dari berbagai pengaruh negatif.
Sejumlah perilaku yang perlu diwaspadai antara lain balap liar, perkelahian, serta penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang dapat membahayakan kesehatan, mengganggu masa depan, dan menimbulkan persoalan hukum.
Peran keluarga menjadi sangat penting dalam memberikan pendidikan karakter, menanamkan kedisiplinan, serta membangun komunikasi terbuka antara orang tua dan anak. Dengan demikian, anak-anak diharapkan memiliki pemahaman yang baik dalam memilih pergaulan dan mengambil keputusan.
Babinsa juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda secara positif. Kepedulian terhadap anak dan remaja, menurutnya, tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga membutuhkan dukungan lingkungan sekitar.
Warga Diingatkan Waspadai Kebakaran saat Musim Kemarau
Dalam kesempatan tersebut, Sertu P. Lubis turut mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama ketika kondisi cuaca kering membuat lingkungan lebih mudah terbakar.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan karena api dapat merambat dan memicu kebakaran apabila tidak dikendalikan dengan baik.
Warga juga diminta lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan percikan api. Kebiasaan sederhana, seperti memastikan api benar-benar padam dan tidak meninggalkan sumber panas tanpa pengawasan, menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan kebakaran.
Menurutnya, pencegahan harus menjadi perhatian bersama karena kebakaran dapat menimbulkan kerugian material, mengancam keselamatan jiwa, serta mengganggu aktivitas masyarakat.
Karena itu, kesadaran untuk menjaga lingkungan dan menghindari tindakan yang berisiko perlu terus ditingkatkan agar potensi bencana dapat diminimalkan.
Keamanan Rumah Jangan Diabaikan
Tak hanya soal kebakaran lingkungan, Babinsa juga mengingatkan warga agar tidak mengabaikan keamanan rumah ketika hendak bepergian.
Masyarakat diimbau untuk memastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik guna mengurangi risiko pencurian. Sebelum meninggalkan rumah, warga juga perlu memeriksa kondisi instalasi listrik dan memastikan kompor maupun aliran gas dalam keadaan aman.
Pemeriksaan tersebut penting dilakukan untuk mencegah kemungkinan kebocoran gas maupun sumber api yang dapat memicu kebakaran saat rumah sedang kosong.
Sertu P. Lubis mengajak warga membiasakan diri melakukan pemeriksaan sederhana sebelum beraktivitas di luar rumah. Langkah pencegahan yang dilakukan secara konsisten dinilai dapat membantu melindungi keluarga dan harta benda.
Ia juga mendorong warga untuk saling mengingatkan dan meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar. Apabila menemukan situasi yang mencurigakan atau berpotensi membahayakan, masyarakat diharapkan segera berkoordinasi dengan pihak terkait.
Komsos Perkuat Kedekatan TNI dan Masyarakat
Kegiatan komunikasi sosial merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam menjaga kedekatan dengan masyarakat sekaligus mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan.
Melalui pertemuan langsung seperti ini, berbagai imbauan dapat disampaikan secara lebih terbuka, sementara warga memiliki kesempatan untuk menjalin komunikasi dan menyampaikan kondisi yang mereka hadapi.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan.
Komsos bersama warga Kavling Melati tersebut berakhir pada pukul 10.50 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Melalui kegiatan ini, warga diharapkan semakin meningkatkan kepedulian terhadap kerukunan bertetangga, pendidikan anak, pencegahan kebakaran, serta keamanan rumah. Sinergi antara Babinsa dan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di wilayah Kelurahan Sungai Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Kota Batam.













