Hasil Tangkapan Teri Meningkat, Nelayan Pemping Terbantu, Babinsa Turun Menyapa Warga

Melalui komunikasi sosial di Tanjung Pana, Babinsa Koramil 05/Belakang Padang, Serda Roni Sitorus, menyerap informasi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat sekaligus melakukan pendataan sebagai agen Parlinsos.

KODIM 0316/BATAM219 Dilihat
banner 468x60

BATAM — Hasil laut masih menjadi tumpuan utama penghidupan masyarakat pesisir. Bagi Salim bin Dol Karim, warga Tanjung Pana, Kelurahan Pemping, Kecamatan Belakang Padang, meningkatnya hasil tangkapan ikan teri sepanjang tahun ini membawa harapan tersendiri bagi perekonomian keluarganya.

Setiap kali melaut, Salim mampu memperoleh sekitar 8–10 kilogram ikan teri yang telah melalui proses pengeringan. Dengan harga jual mencapai Rp65.000 per kilogram, hasil tangkapan tersebut memberikan tambahan pendapatan yang berarti untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

banner 336x280

Kabar menggembirakan itu disampaikan Salim saat menerima kunjungan Babinsa Kelurahan Pemping, Serda Roni Sitorus, dalam kegiatan komunikasi sosial (komsos) pada Selasa (27/10/2026) pagi.

Kunjungan yang berlangsung di rumah Salim, kawasan Tanjung Pana, itu bukan sekadar silaturahmi. Di tengah perbincangan mengenai kehidupan sehari-hari, Babinsa juga menyerap informasi tentang kondisi sosial dan ekonomi warga di wilayah binaannya.

Salim sendiri memiliki dua peran dalam kehidupan masyarakat. Selain bekerja sebagai nelayan, ia juga mengemban tugas sebagai ketua rukun tetangga (RT), yang membuatnya dekat dengan berbagai persoalan dan kebutuhan warga setempat.

Dalam pertemuan tersebut, Salim mengungkapkan rasa syukurnya kepada Allah SWT atas hasil tangkapan ikan teri yang cukup tinggi sepanjang tahun ini. Pendapatan dari melaut dinilainya sangat membantu menopang perekonomian keluarga.

Bagi masyarakat pesisir seperti di Kelurahan Pemping, hasil tangkapan laut memiliki arti penting karena berkaitan langsung dengan pendapatan harian keluarga. Ketika hasil tangkapan meningkat dan harga jual memadai, peluang untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga pun menjadi lebih baik.

Babinsa Serap Informasi Kondisi Warga

Selain membahas kehidupan nelayan, Serda Roni Sitorus memanfaatkan kegiatan komsos untuk melakukan pendataan sebagai agen Parlinsos.

Dalam proses tersebut, Babinsa memperoleh informasi bahwa warga di sekitar Kampung Tanjung Pana telah didaftarkan melalui pihak kelurahan untuk proses pencairan pada Juli 2026.

Pendataan ini menjadi bagian dari upaya memperoleh gambaran kondisi masyarakat di wilayah binaan. Informasi yang dihimpun dari warga diharapkan dapat membantu memperbarui pemahaman mengenai keadaan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Pendekatan secara langsung melalui kunjungan ke rumah warga juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan perkembangan kehidupan mereka, termasuk kondisi mata pencaharian, pendapatan, serta berbagai kebutuhan yang dihadapi sehari-hari.

Bagi Babinsa, komunikasi sosial merupakan salah satu sarana penting untuk menjaga kedekatan dengan masyarakat. Melalui perbincangan sederhana, berbagai informasi di lapangan dapat diketahui secara langsung, sehingga hubungan antara TNI dan warga tetap terjalin dengan baik.

Kedekatan TNI dan Masyarakat Pesisir

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 WIB tersebut memperlihatkan bagaimana komunikasi sosial menjadi bagian dari pembinaan teritorial di wilayah kepulauan.

Kehidupan masyarakat pesisir memiliki tantangan tersendiri, terutama karena sebagian besar pendapatan keluarga bergantung pada hasil laut dan kondisi saat melaut. Karena itu, informasi mengenai perkembangan hasil tangkapan, harga jual, serta keadaan ekonomi warga menjadi hal penting untuk diketahui.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pembinaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun komunikasi agar perkembangan dan persoalan warga dapat diketahui lebih dekat.

Melalui kunjungan tersebut, Serda Roni Sitorus dan Salim bin Dol Karim bertukar informasi mengenai kehidupan masyarakat di Tanjung Pana, termasuk perkembangan hasil tangkapan ikan teri yang menjadi sumber penghidupan keluarga nelayan.

Pertemuan itu menjadi gambaran bahwa kedekatan aparat kewilayahan dengan masyarakat dapat dibangun melalui langkah sederhana: hadir, mendengarkan, dan menjalin komunikasi secara langsung.

Kegiatan komsos di Kelurahan Pemping berlangsung hingga pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman dan lancar.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *