Babinsa Ingatkan Pedagang Pasar Belakang Padang Jaga Kualitas Sembako

banner 468x60

BATAM — Babinsa Koramil 05/Belakang Padang mengingatkan pedagang sembako di Pasar Induk Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Belakang Padang, Batam, Kepulauan Riau, agar tidak menjual bahan pangan yang sudah kedaluwarsa atau tidak layak konsumsi.

Pesan tersebut disampaikan Babinsa 03/Kelurahan Tanjung Sari, Koramil 05/Belakang Padang, Serka Eko Pranoto, saat melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama salah seorang pedagang sembako di Pasar Induk Tanjung Sari, Minggu (6/9/2026).

banner 336x280

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB itu, Serka Eko berdialog dengan Ibu Aling, pedagang sembako di pasar setempat. Selain mempererat hubungan dengan warga binaan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengetahui kondisi perdagangan dan harga kebutuhan pokok masyarakat.

Harga Sejumlah Bahan Pokok Disebut Menurun

Dalam dialog tersebut, Ibu Aling menyampaikan bahwa harga sejumlah kebutuhan pokok yang dijual di pasar saat ini mengalami penurunan.

Beberapa komoditas yang disebut mengalami penurunan antara lain beras, minyak goreng, dan telur.

Untuk telur, misalnya, harga yang disebutkan berada di kisaran Rp56.000 per papan. Sementara beras dengan harga paling murah, yakni merek Koki Padang, dijual sekitar Rp65.000 untuk kemasan 5 kilogram.

Adapun minyak goreng merek Minyak Kita disebut dijual dengan harga sekitar Rp14.000 per liter.

Informasi mengenai harga kebutuhan pokok tersebut menjadi bagian dari komunikasi Babinsa dengan pelaku usaha di wilayah binaannya. Kondisi harga bahan pokok juga berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat, khususnya warga yang menggantungkan kebutuhan sehari-hari dari pasar tradisional.

Babinsa Minta Pedagang Tak Jual Barang Tak Layak

Di tengah aktivitas perdagangan, Serka Eko juga mengingatkan pedagang untuk memperhatikan kualitas barang yang dijual kepada masyarakat.

Ia meminta pedagang tidak menjual produk yang sudah kedaluwarsa, beras yang berkutu, maupun bahan pangan lain yang kondisinya sudah tidak layak konsumsi.

Menurut dia, barang yang sudah rusak atau tidak layak sebaiknya dipisahkan dan dimusnahkan agar tidak sampai kembali beredar dan dibeli masyarakat.

Imbauan tersebut dinilai penting karena sebagian masyarakat di wilayah Belakang Padang masih memiliki kemampuan ekonomi menengah ke bawah. Karena itu, keamanan dan kualitas bahan pangan yang beredar di pasar menjadi perhatian bersama.

Warga Diminta Segera Laporkan Kejadian Menonjol

Selain membahas kondisi perdagangan, Babinsa juga mengingatkan warga agar terus menjaga komunikasi dan keamanan lingkungan.

Serka Eko menyampaikan bahwa Komsos merupakan salah satu upaya mempererat tali silaturahmi antara Babinsa dan masyarakat sekaligus memantau kondisi wilayah binaan.

Warga juga diminta segera menyampaikan informasi kepada Babinsa apabila mengetahui adanya kejadian menonjol atau persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Kegiatan Komsos ini juga menjadi sarana untuk menjaga hubungan baik dengan masyarakat serta mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan Komsos bersama pedagang sembako itu berlangsung hingga pukul 10.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan berjalan aman dan kondusif.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *