Babinsa di Pulau Ngenang Ingatkan Warga Waspadai Karhutla dan Pohon Tumbang

Cuaca panas disertai angin kencang meningkatkan potensi kebakaran lahan dan pohon tumbang. Warga diminta memperkuat kewaspadaan serta melakukan langkah pencegahan sejak dini.

banner 468x60

BATAM — Cuaca panas yang disertai angin kencang membuat kewaspadaan terhadap potensi bencana di wilayah permukiman perlu ditingkatkan. Warga Pulau Ngenang, Kelurahan Ngenang, Kecamatan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, diingatkan untuk mengantisipasi kemungkinan kebakaran lahan hingga pohon tumbang.

Imbauan tersebut disampaikan Babinsa 08 Ngenang Koramil 03/Nongsa, Sertu Alexsander, saat melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama warga binaan di Kedai Bapak Majid, RT 2/RW 1, Pulau Ngenang, Selasa (1/9/2026).

banner 336x280

Dalam pertemuan yang berlangsung mulai pukul 11.00 WIB itu, Babinsa mengajak warga untuk saling mengingatkan dan meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar.

Salah satu perhatian yang disampaikan adalah keberadaan pohon-pohon besar serta rumput dan ilalang yang telah tumbuh tinggi dan mengering di sekitar permukiman.

Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian, terutama ketika cuaca panas berlangsung dan disertai angin kencang. Lingkungan dengan vegetasi kering berpotensi menjadi lebih mudah terbakar apabila tidak dilakukan langkah pencegahan.

“Babinsa mengimbau warga agar bersama-sama saling mengingatkan, khususnya mereka yang bermukim di sekitar pepohonan besar maupun area yang terdapat rumput dan ilalang tinggi serta mengering,” demikian poin imbauan dalam laporan kegiatan.

Selain potensi kebakaran, warga juga diminta memperhatikan keberadaan pohon-pohon besar yang berada di sekitar rumah maupun fasilitas umum. Angin kencang dapat meningkatkan risiko dahan patah hingga pohon tumbang yang berpotensi menimbulkan kerugian.

Babinsa meminta warga tidak menunggu sampai bencana terjadi untuk mengambil tindakan. Langkah antisipasi, menurutnya, perlu dilakukan sedini mungkin guna mengurangi risiko korban maupun kerusakan material.

Warga juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem terhadap kesehatan. Kondisi panas berkepanjangan dapat memengaruhi kondisi tubuh dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan apabila masyarakat tidak menjaga kondisi lingkungan dan kesehatan diri.

“Lebih baik mencegah daripada menyesal kemudian,” menjadi pesan yang ditekankan dalam kegiatan komunikasi sosial tersebut.

Melalui kegiatan komsos, Babinsa berharap kesadaran masyarakat terhadap potensi bencana dapat terus meningkat. Keterlibatan warga dinilai penting karena masyarakat merupakan pihak yang paling dekat dengan lingkungan dan dapat menjadi yang pertama mengetahui apabila terjadi kondisi darurat.

Kegiatan komsos bersama warga tersebut selesai pada pukul 12.20 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan tertib.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed