Batam-Babinsa Koramil 05/Belakang Padang, Kodim 0316/Batam, terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos) yang dipadukan dengan aksi gotong royong bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kecamatan Belakang Padang, Babinsa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan fasilitas umum.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (22/7/2026) pukul 09.00 WIB di Jalan Hang Tuah, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Belakang Padang. Babinsa Kelurahan Tanjung Sari, Serma Eko Pranoto, bersama Babinsa Kelurahan Pemping dan personel DLH yang dipimpin Ramli beserta dua anggota melaksanakan pembersihan lingkungan sekaligus berdialog dengan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan kawasan.
Dalam kesempatan itu, Serma Eko Pranoto menjelaskan bahwa kegiatan komunikasi sosial merupakan salah satu tugas rutin Babinsa untuk mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat serta memperkuat sinergi dengan instansi pemerintah di wilayah binaan. Menurutnya, hubungan yang baik antara aparat teritorial dan masyarakat menjadi modal utama dalam menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.
Selain melaksanakan gotong royong, Babinsa juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di sepanjang Jalan Hang Tuah yang dikenal sebagai salah satu akses utama menuju kawasan wisata kuliner Belakang Padang. Kebersihan kawasan tersebut dinilai sangat penting karena menjadi salah satu wajah daerah yang banyak dikunjungi masyarakat Batam maupun wisatawan.
Babinsa juga menyampaikan usulan agar pada titik-titik yang telah disepakati segera disediakan tong sampah sehingga masyarakat memiliki sarana yang memadai untuk membuang sampah pada tempatnya. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Sinergi antara TNI, Dinas Lingkungan Hidup, dan masyarakat diharapkan terus terjalin secara berkelanjutan sehingga budaya gotong royong tetap terpelihara. Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, kawasan Belakang Padang tidak hanya menjadi lebih sehat dan nyaman, tetapi juga semakin menarik sebagai destinasi wisata kuliner yang memberikan kesan positif bagi setiap pengunjung.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, kemudian selesai pada pukul 10.00 WIB. Aksi tersebut menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara aparat kewilayahan, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
















