Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Finansial Lewat CEO Talks di Universitas Andalas

Direktur Pegadaian Ismail Ilyas menekankan pentingnya literasi keuangan, investasi sejak dini, dan kesiapan menghadapi era digital.

NASIONAL39 Dilihat
banner 468x60

Padang – (DK)-PT Pegadaian (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kegiatan CEO Talks yang digelar bersama Universitas Andalas.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (29/6/2026) ini menghadirkan Direktur Manajemen Risiko, Legal, dan Kepatuhan PT Pegadaian (Persero), Ismail Ilyas, sebagai pembicara utama.

banner 336x280

Dalam forum tersebut, Ismail mengajak mahasiswa, khususnya calon wisudawan dan wisudawati, untuk mempersiapkan masa depan sejak dini melalui penguatan kompetensi, literasi keuangan, serta perencanaan finansial yang matang.

Mengusung tema “Inovasi Keuangan Digital dan Inklusi Keuangan: Peran Strategis Pegadaian dalam Pemberdayaan Masyarakat”, CEO Talks ini menjadi wadah diskusi yang mempertemukan dunia pendidikan dan industri keuangan.

Menurut Ismail, perkembangan teknologi yang semakin cepat membuat dunia kerja mengalami perubahan signifikan. Karena itu, generasi muda dituntut untuk terus belajar dan memiliki kemampuan beradaptasi.

“Dunia kerja akan terus bertransformasi seiring pesatnya perkembangan teknologi. Generasi muda harus menjadi pembelajar sepanjang hayat yang adaptif serta bijak dalam mengelola keuangan,” kata Ismail.

Ia memperkenalkan prinsip “Beli Masa Depan dengan Harga Hari Ini”, sebagai pendekatan untuk mendorong anak muda mulai membangun masa depan mereka melalui investasi dan perencanaan keuangan sejak sekarang.

Menurut Ismail, langkah kecil yang dimulai lebih awal akan memberi dampak besar dalam jangka panjang.

Mahasiswa, kata dia, perlu mulai memahami pentingnya mengelola keuangan sejak menerima penghasilan pertama. Kebiasaan ini bisa dimulai dengan menyusun skala prioritas, membangun dana darurat, hingga memilih instrumen investasi yang aman dan sesuai kebutuhan.

“Literasi keuangan menjadi fondasi penting agar generasi muda tidak terjebak dalam pola hidup konsumtif,” ujarnya.

Ia juga menyoroti bahwa tantangan generasi muda saat ini bukan hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mengelola pendapatan secara efektif di tengah gaya hidup modern yang serba cepat.

Karena itu, kemampuan mengatur keuangan dinilai menjadi salah satu kompetensi penting untuk menjaga stabilitas ekonomi pribadi di masa depan.

Sebagai perusahaan jasa keuangan yang terus bertransformasi, PT Pegadaian (Persero) menghadirkan berbagai inovasi digital guna mendukung perluasan akses layanan keuangan kepada masyarakat.

Kolaborasi bersama Universitas Andalas menjadi bagian dari upaya Pegadaian untuk mendekatkan edukasi keuangan kepada generasi muda melalui pendekatan yang relevan dengan perkembangan zaman.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang acara berlangsung. Hal ini tercermin dari tingginya partisipasi mahasiswa dalam sesi diskusi maupun aksi nyata memulai investasi.

Tercatat lebih dari 1.000 peserta mengunduh aplikasi Tring dan membuka akun Tabungan Emas Pegadaian selama kegiatan berlangsung.

Pencapaian tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap pentingnya investasi sebagai bagian dari perencanaan masa depan.

Melalui CEO Talks, Pegadaian berharap dapat terus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga cakap dalam mengelola keuangan dan siap menghadapi tantangan ekonomi di era digital.

Bersama Danantara, Pegadaian terus hadir melayani sepenuh hati untuk mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia dan mengEMASkan masa depan bangsa.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *