Batam –(DK) Komando Distrik Militer (Kodim) 0316/Batam terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program reformasi birokrasi melalui pencanangan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kegiatan tersebut digelar di Markas Kodim 0316/Batam, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Seraya, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Kamis (18/6/2026).
Pencanangan Zona Integritas ini menjadi langkah strategis Kodim 0316/Batam dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional, akuntabel, transparan, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen seluruh jajaran Kodim 0316/Batam untuk membangun budaya kerja yang berintegritas dan bebas dari praktik korupsi.
Acara dihadiri oleh sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait, di antaranya Kejari Batam I Wayan Wiradarma, S.H., M.H., Kepala Kesbangpol Kota Batam Riama Manurung, S.H., M.H., Camat Bengkong M. Fairus R. Batubara, S.STP., M.Si., Camat Batu Ampar Juliandi Saputra, S.STP., Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Batam Ahmad Wiyoso, para perwira staf, serta personel Kodim 0316/Batam.
Penandatanganan Pakta Integritas Wujud Komitmen Bersama
Dalam rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan pencanangan pembangunan Zona Integritas, penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama, pemaparan strategi meraih predikat WBK, serta sosialisasi teknis pengisian Lembar Hasil Evaluasi (LHE) Zona Integritas.
Penandatanganan Pakta Integritas menjadi simbol kesungguhan seluruh unsur di lingkungan Kodim 0316/Batam dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional, jujur, serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Melalui langkah tersebut, Kodim 0316/Batam berupaya membangun sistem kerja yang semakin efektif dan efisien, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI Angkatan Darat sebagai bagian dari aparatur negara yang senantiasa hadir memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.
Dandim: Zona Integritas Harus Menjadi Budaya Kerja
Komandan Kodim 0316/Batam, Kolonel Arh Yan Eka Putra, S.Sos., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar program administratif, melainkan sebuah komitmen moral yang harus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Menurutnya, integritas merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi yang kuat dan dipercaya masyarakat. Oleh karena itu, seluruh personel harus memiliki kesadaran yang sama untuk menjaga profesionalisme, disiplin, dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Pembangunan Zona Integritas harus menjadi budaya kerja yang tertanam dalam diri setiap prajurit dan aparatur. Dengan integritas yang kuat, kualitas pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat akan semakin meningkat,” ujar Dandim.
Ia menambahkan bahwa pencanangan WBK dan WBBM merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat sistem pengawasan internal sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari penyimpangan.
Perkuat Sinergi dalam Mewujudkan Pemerintahan Bersih
Dandim juga menegaskan dukungan TNI terhadap berbagai program pemerintah dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan profesional. Menurutnya, keberhasilan reformasi birokrasi tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan.
Ia berharap hubungan yang harmonis antara TNI, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat guna mendukung percepatan pembangunan daerah yang berlandaskan prinsip-prinsip integritas.
“Sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas. Dengan kebersamaan dan komitmen yang kuat, pembangunan di Kota Batam dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Reformasi Birokrasi untuk Pelayanan Publik yang Berkualitas
Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa reformasi birokrasi merupakan agenda penting yang harus didukung oleh seluruh institusi pemerintah. Keberhasilan reformasi dapat diukur dari sejauh mana perubahan mendasar dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan dalam sistem organisasi maupun karakter sumber daya manusia.
Perubahan tersebut diharapkan mampu membentuk aparatur yang memiliki integritas tinggi, profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan Zona Integritas menjadi salah satu instrumen penting untuk mempercepat terwujudnya birokrasi modern yang mampu memberikan pelayanan prima, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat.
Membangun Karakter Aparatur yang Beretika dan Profesional
Dalam mewujudkan predikat WBK dan WBBM, pembangunan karakter aparatur menjadi faktor utama yang harus diperhatikan. Aparatur yang beretika, disiplin, dan profesional diyakini mampu menjadi motor penggerak perubahan menuju birokrasi yang lebih baik.
Dandim menegaskan bahwa seluruh personel Kodim 0316/Batam harus menjadi teladan dalam penerapan nilai-nilai integritas, baik di lingkungan kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Hal ini dapat dimulai dengan upaya strategis membangun karakter aparatur dan organisasi yang beretika dan profesional. Melalui pencanangan ZI WBK dan WBBM, diharapkan setiap institusi dan aparaturnya memiliki akuntabilitas serta kualitas kinerja yang semakin baik,” tegasnya.
Komitmen Nyata Menuju Predikat WBK dan WBBM
Pencanangan Zona Integritas yang dilaksanakan Kodim 0316/Batam merupakan bukti nyata keseriusan satuan dalam mendukung program reformasi birokrasi nasional. Melalui berbagai langkah pembenahan dan peningkatan kualitas pelayanan, Kodim 0316/Batam optimistis mampu mewujudkan lingkungan kerja yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat dari seluruh jajaran, Kodim 0316/Batam siap melangkah menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), sebagai bagian dari upaya mewujudkan institusi TNI yang semakin profesional, modern, dan dicintai rakyat.















