Jajarta-DK] PT Pegadaian terus memperkuat posisinya sebagai wajah utama layanan Bank Emas di Indonesia seiring langkah transformasi besar yang dilakukan perusahaan dalam mendukung penguatan ekosistem bullion nasional. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan agenda strategis pemerintah melalui program Asta Cita yang menitikberatkan pada penguatan hilirisasi, ketahanan ekonomi nasional, dan peningkatan nilai tambah sumber daya di dalam negeri.
Dominasi Pegadaian dalam bisnis emas nasional bukanlah sesuatu yang hadir secara instan. Selama lebih dari 125 tahun, perusahaan telah membangun fondasi bisnis emas secara konsisten melalui berbagai layanan dan inovasi yang kini berkembang menjadi ekosistem investasi emas terintegrasi dan modern.
Jika dahulu Pegadaian dikenal luas sebagai perusahaan pembiayaan melalui layanan gadai, kini perusahaan telah bertransformasi menjadi pusat layanan investasi dan transaksi emas yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Berbagai produk seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, Gadai Emas, Deposito Emas hingga perdagangan emas fisik melalui anak usaha PT Pegadaian Galeri 24 menjadi bagian dari penguatan ekosistem tersebut.
Menjadi Pelopor Investasi Emas Inklusif
Jauh sebelum istilah bullion atau Bank Emas ramai diperbincangkan di Indonesia, Pegadaian telah lebih dahulu menghadirkan layanan investasi emas yang mudah diakses masyarakat melalui produk Cicil Emas dan Tabungan Emas.
Kehadiran Tabungan Emas menjadi salah satu inovasi yang mengubah paradigma masyarakat terhadap investasi emas. Jika sebelumnya emas identik dengan aset investasi eksklusif, kini masyarakat dapat mulai menabung emas hanya dari Rp10.000.
Melalui layanan tersebut, masyarakat memiliki kesempatan untuk menabung saldo emas secara bertahap, aman, dan fleksibel, serta dapat mencairkan atau mencetaknya menjadi emas fisik kapan saja sesuai kebutuhan.
Transformasi ini juga berhasil memperluas literasi investasi masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya instrumen lindung nilai atau safe haven di tengah kondisi ekonomi global yang dinamis.
Ketidakpastian Global Dorong Minat Investasi Emas
Dalam beberapa tahun terakhir, ketidakpastian ekonomi global, tensi geopolitik internasional, serta fluktuasi pasar keuangan mendorong masyarakat untuk mencari instrumen investasi yang lebih aman dan stabil. Kondisi tersebut menjadi momentum pertumbuhan bisnis emas Pegadaian.
Permintaan terhadap produk investasi emas, khususnya Tabungan Emas dan Cicil Emas, mengalami peningkatan signifikan seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aset berbasis emas yang dinilai lebih tahan terhadap inflasi dan gejolak pasar.
Sebagai institusi jasa keuangan dengan layanan Bank Emas paling lengkap di Indonesia, Pegadaian menghadirkan berbagai layanan bullion yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan segmen ritel maupun korporasi.
Empat Produk Andalan Bank Emas Pegadaian
Dalam mendukung penguatan ekosistem bullion nasional, Pegadaian menghadirkan empat layanan utama Bank Emas yang menjadi fondasi pengembangan bisnis emas perusahaan.
Deposito Emas
Layanan ini memungkinkan nasabah mendepositokan emas fisik maupun saldo emas dengan pilihan tenor enam, sembilan, hingga 12 bulan. Berbeda dengan deposito konvensional, imbal hasil yang diterima nasabah berbentuk gramasi emas setiap bulan sehingga total kepemilikan emas dapat terus bertambah.
Pinjaman Modal Kerja Emas
Produk ini ditujukan khusus bagi pelaku industri emas seperti pengrajin, pedagang perhiasan, hingga pelaku usaha terkait lainnya. Pembiayaan diberikan dalam bentuk emas fisik dan dikembalikan dalam bentuk yang sama sehingga mampu melindungi pelaku usaha dari risiko fluktuasi harga emas dunia.
Jasa Titipan Emas Korporasi
Melalui layanan ini, Pegadaian berperan sebagai Gold Custodian yang menyediakan fasilitas penitipan aset emas berskala besar dengan sistem keamanan berstandar internasional bagi perusahaan maupun institusi.
Perdagangan Emas
Sebagai Gold Provider, Pegadaian juga melayani transaksi jual beli emas fisik dengan jaminan kemurnian tinggi 24 karat serta sertifikasi resmi.
Kelolaan Emas Pegadaian Tembus 145 Ton
Pemimpin Wilayah Kanwil II Pekanbaru PT Pegadaian, Agus Riyadi, mengatakan tren investasi emas masyarakat menunjukkan pertumbuhan yang sangat positif hingga tahun 2026.
Menurutnya, hingga April 2026 Pegadaian telah berhasil mengelola ekosistem emas mencapai sekitar 145 ton. Angka tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan dan produk emas Pegadaian.
“Tren investasi emas di masyarakat terus menunjukkan pertumbuhan yang sangat positif. Hingga April 2026, Pegadaian berhasil mengelola ekosistem emas mencapai sekitar 145 ton. Ini menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi terhadap layanan dan produk emas Pegadaian,” ujar Agus Riyadi.
Ia menjelaskan, produk Tabungan Emas juga terus mencatat pertumbuhan signifikan dengan total kelolaan lebih dari 20 ton atau setara valuasi di atas Rp51 triliun.
Sementara itu, produk Cicil Emas mengalami lonjakan outstanding loan sebesar 152,79 persen secara year on year menjadi Rp13,85 triliun.
“Capaian ini semakin memperkuat posisi Pegadaian sebagai perusahaan jasa keuangan yang mampu menghadirkan solusi investasi emas yang aman, mudah dijangkau, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini,” katanya.
Didukung Jaringan Luas dan Digitalisasi Layanan
Penguatan posisi Pegadaian sebagai pemimpin ekosistem Bank Emas nasional turut ditopang oleh infrastruktur bisnis yang kuat. Saat ini Pegadaian memiliki lebih dari 4.000 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia.
Selain itu, perusahaan juga memiliki fasilitas vault atau ruang penyimpanan emas berstandar internasional, jalur distribusi emas fisik nasional yang terintegrasi, serta sistem pencatatan emas fisik dan digital dengan jaminan underlying asset 1:1.
Transformasi digital perusahaan juga diperkuat melalui kehadiran aplikasi Tring! by Pegadaian yang menjadi one stop financial apps bagi masyarakat dalam mengakses seluruh layanan investasi dan transaksi emas secara praktis dalam satu platform.
Aplikasi tersebut menjadi penghubung antara kemudahan layanan digital dengan kekuatan jaringan fisik Pegadaian yang telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.
Selaras dengan Visi Asta Cita Pemerintah
Langkah Pegadaian dalam memperkuat layanan Bank Emas dinilai selaras dengan visi pemerintah dalam membangun ekosistem hilirisasi dan industri bullion nasional yang kuat, inklusif, dan berdaya saing.
Melalui penguatan ekosistem emas nasional, Pegadaian berkomitmen untuk terus menciptakan nilai tambah di dalam negeri sekaligus memperluas akses investasi masyarakat terhadap instrumen emas yang aman dan terpercaya.
Dengan dukungan jaringan yang luas, inovasi layanan, serta transformasi digital yang berkelanjutan, Pegadaian optimistis dapat terus menjadi motor penggerak dalam mewujudkan visi besar bersama untuk “MengEMASkan Indonesia”.



















