Batam- Upaya menjaga kebersihan dan ketertiban kawasan perdagangan terus dilakukan aparat kewilayahan. Babinsa Kelurahan Batu Besar, Sertu M. Husni, turun langsung ke kawasan Samerland, Kecamatan Nongsa, untuk mengimbau para pedagang agar menjaga kebersihan serta kerapian lapak di tengah meningkatnya aktivitas jual beli.
Sejak pagi, Sertu Husni terlihat menyusuri area perdagangan yang dipadati puluhan pedagang. Ia mendatangi sejumlah titik yang tampak kurang tertata, kemudian memberikan teguran secara persuasif disertai edukasi singkat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami ingin kawasan ini tetap nyaman bagi semua. Silakan berdagang, tetapi kebersihan dan kerapian wajib dijaga,” ujar Sertu Husni di sela kegiatan.
Langkah tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang bertujuan menciptakan lingkungan sehat, tertib, dan kondusif di wilayah Kelurahan Batu Besar. Kehadiran Babinsa di lapangan juga menjadi bentuk respons cepat terhadap potensi gangguan kenyamanan akibat penataan lapak yang tidak teratur.
Respons positif pun terlihat dari para pedagang. Sejumlah pedagang langsung merapikan barang dagangan mereka setelah mendapat arahan. Bahkan, beberapa di antaranya terlihat membersihkan sisa sampah di sekitar lapak tanpa perlu diingatkan kembali.
Sertu Husni menegaskan bahwa kegiatan ini tidak semata-mata bersifat penertiban, melainkan membangun kesadaran bersama. Menurutnya, lingkungan yang bersih dan rapi akan berdampak langsung pada kenyamanan pembeli.
“Kalau lingkungan bersih, pembeli juga betah. Dampaknya tentu pada peningkatan pendapatan pedagang itu sendiri,” katanya.
Kawasan Samerland dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Nongsa. Dengan jumlah pedagang yang terus bertambah, penataan yang disiplin dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar kawasan tetap tertib, nyaman, dan menarik bagi pengunjung.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan peran aktif aparat teritorial dalam menjaga stabilitas wilayah melalui pendekatan humanis. Babinsa tidak hanya hadir sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik.
Penertiban ini menjadi pesan tegas bahwa kebersihan dan kerapian bukan sekadar pilihan, melainkan standar yang harus dipenuhi demi menjaga kenyamanan bersama serta keberlanjutan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.













