Jakarta-[DK] Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) definitif kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GRIB Jaya Kepulauan Riau kepada Junaidi sebagai ketua untuk masa bakti lima tahun ke depan.
Penyerahan SK tersebut dilakukan pada 1 April 2026 oleh Sekretaris Jenderal DPP GRIB Jaya, H. Zulfikar, SE., GG., yang mewakili Ketua Umum Hercules. Momentum ini menjadi bagian dari upaya penguatan struktur organisasi GRIB Jaya di daerah, khususnya di wilayah Kepulauan Riau.
Dalam keterangan yang disampaikan, Sekjen menegaskan bahwa kepemimpinan Junaidi diharapkan mampu membawa GRIB Jaya semakin berkembang serta berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Ia menyebutkan, terdapat sejumlah agenda strategis yang harus segera dijalankan oleh kepengurusan DPD GRIB Jaya Kepri. Salah satunya adalah membangun komunikasi yang intensif dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Selain itu, penguatan struktur organisasi hingga ke tingkat bawah juga menjadi prioritas. DPD GRIB Jaya Kepri diminta untuk segera membentuk kepengurusan di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Pimpinan Anak Cabang (PAC), hingga ranting dan anak ranting di seluruh wilayah Kepulauan Riau.
“Organisasi harus kuat dari bawah. Struktur yang solid akan menjadi fondasi dalam menjalankan program-program ke depan,” ujar Zulfikar.
Tak hanya fokus pada internal organisasi, GRIB Jaya juga didorong untuk membangun hubungan yang harmonis dengan berbagai elemen masyarakat. Sekjen menekankan pentingnya menjalin komunikasi dengan organisasi kemasyarakatan (ormas) lokal, serta melakukan audiensi dengan tokoh agama dan tokoh adat.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat legitimasi sosial sekaligus memastikan kehadiran organisasi dapat diterima dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Di sisi lain, Sekjen juga mengingatkan agar program kerja yang disusun ke depan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Ia mendorong agar GRIB Jaya Kepri aktif melaksanakan kegiatan sosial, termasuk bakti sosial untuk membantu warga yang membutuhkan.
“Program harus menyentuh langsung masyarakat. Kehadiran GRIB Jaya harus memberi dampak positif, terutama bagi warga yang membutuhkan,” katanya.
Sebagai bagian dari konsolidasi organisasi, DPD GRIB Jaya Kepri juga diminta segera menyusun agenda deklarasi dalam waktu dekat. Deklarasi tersebut diharapkan menjadi momentum penguatan eksistensi GRIB Jaya di wilayah Kepulauan Riau.
Lebih lanjut, Sekjen menegaskan bahwa seluruh anggota GRIB Jaya di Kepri harus berada dalam satu garis komando di bawah kepemimpinan Junaidi. Ia menegaskan tidak boleh ada dualisme kepemimpinan ataupun pihak lain yang mengklaim sebagai bagian dari GRIB Jaya tanpa legitimasi organisasi.
“Semua harus satu komando. Tidak ada dualisme kepemimpinan maupun GRIB tandingan. Jika masih ada, akan diberikan tindakan tegas sesuai aturan organisasi,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekjen juga memberikan jaminan bahwa selama masa kepemimpinan lima tahun ke depan, tidak akan ada pergantian Ketua DPD GRIB Jaya Kepulauan Riau. Hal ini disebut sebagai bentuk dukungan penuh dari DPP agar kepengurusan dapat bekerja secara optimal tanpa gangguan dinamika internal.
Dengan penyerahan SK definitif ini, GRIB Jaya berharap kepengurusan di Kepulauan Riau dapat segera bergerak cepat melakukan konsolidasi, memperkuat struktur organisasi, serta menjalankan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Kepemimpinan Junaidi diharapkan menjadi titik awal penguatan GRIB Jaya sebagai organisasi kemasyarakatan yang solid, terstruktur, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah di Kepulauan Riau.













