Batam-Upaya menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat budaya gotong royong kembali ditunjukkan di Kota Batam. Ratusan peserta yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh masyarakat, dan warga mengikuti kegiatan gotong royong bersama di Masjid At Taqwa dan Masjid Amina, Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Sagulung, Rabu (11/2/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Batam, Danramil 02/Sekupang, Camat Sagulung, Kapolsek Sagulung, Sekretaris Kecamatan Sagulung, para lurah se-Kecamatan Sagulung, Babinsa se-Kecamatan Sagulung, anggota Polsek Sagulung, Ketua RT/RW, Ketua LPM, unsur organisasi kemasyarakatan (ormas), serta warga Kelurahan Sei Lekop.
Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya fasilitas ibadah dan ruang publik di kawasan permukiman.
Dalam apel bersama yang menjadi pembuka kegiatan, Wali Kota Batam menekankan pentingnya menjaga kebersihan masjid sebagai pusat aktivitas keagamaan sekaligus pusat pembinaan sosial masyarakat.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan umat. Karena itu, kebersihannya harus menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” ujarnya.
Danramil 02/Sekupang menyampaikan bahwa keterlibatan Koramil dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
“Kami siap mendukung setiap program pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kualitas lingkungan masyarakat. Gotong royong seperti ini juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” katanya.
Usai apel dan foto bersama, peserta langsung dibagi ke sejumlah titik pekerjaan. Kegiatan difokuskan pada pembersihan sampah di sekitar masjid, pembersihan kanan dan kiri jalan, serta normalisasi parit besar yang berada di sekitar lokasi.
Sejumlah personel TNI dan Polri tampak bahu-membahu bersama warga mengangkat sampah, memangkas rumput liar, serta mengeruk endapan di saluran drainase. Pembersihan parit menjadi perhatian utama mengingat perannya dalam mencegah genangan air saat musim hujan.
Salah satu warga Sei Lekop mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran langsung pimpinan daerah hingga aparat TNI-Polri memberikan motivasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
“Kalau semua turun langsung seperti ini, kami sebagai warga tentu ikut semangat. Lingkungan jadi bersih, masjid juga nyaman untuk beribadah,” ujarnya.
Kegiatan gotong royong berakhir dalam keadaan aman dan lancar. Lingkungan sekitar Masjid At Taqwa dan Masjid Amina tampak lebih bersih dan tertata, sementara saluran air yang sebelumnya tersumbat kini kembali mengalir dengan baik.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Batam bersama unsur Forkopimcam Sagulung berharap budaya gotong royong terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Di tengah perkembangan Batam sebagai kota industri dan jasa, kebersihan lingkungan dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga kualitas hidup warganya.
















