Kesadaran Finansial Meningkat, Gen Z Dominasi Pertumbuhan Nasabah Tabungan Emas Pegadaian

Transformasi digital Pegadaian mendorong generasi muda menjadikan emas sebagai instrumen investasi sejak dini

NASIONAL80 Dilihat
banner 468x60

Jakarta[DK] Peta investasi nasional menunjukkan perubahan signifikan sepanjang 2025. Generasi Z (Gen Z) kini tampil sebagai motor utama pertumbuhan investasi emas digital di Indonesia. Fenomena ini tercermin dari lonjakan jumlah nasabah Tabungan Emas Pegadaian, yang didominasi oleh kelompok usia 18 hingga 27 tahun.

Data internal PT Pegadaian mencatat, pertumbuhan nasabah Gen Z mencapai 116 persen secara year-on-year (YoY) sepanjang 2025. Angka ini jauh melampaui pertumbuhan kelompok usia lainnya, yakni Milenial sebesar 49 persen, Gen X 34 persen, serta Baby Boomer 32 persen. Hingga akhir 2025, total pengguna Tabungan Emas Pegadaian secara nasional telah menembus 4,85 juta nasabah.

banner 336x280

Lonjakan tersebut menandai pergeseran pola pikir generasi muda terhadap pengelolaan keuangan. Jika sebelumnya investasi identik dengan kelompok usia mapan, kini Gen Z justru berada di garis depan dalam membangun fondasi finansial jangka panjang.

Pergeseran Paradigma Investasi Kaum Muda

Kepala Divisi Bisnis Bulion PT Pegadaian, Kadek Eva Suputra, menilai fenomena ini sebagai sinyal positif bagi masa depan literasi keuangan nasional.

“Pertumbuhan luar biasa di kalangan Gen Z mencerminkan pergeseran paradigma investasi di Indonesia. Kaum muda saat ini bukan lagi sekadar penonton, melainkan pelaku aktif yang sadar akan pentingnya perencanaan keuangan sejak dini,” ujar Kadek.

Menurutnya, emas tetap menjadi pilihan utama karena karakteristiknya sebagai aset lindung nilai (safe haven). Namun, daya tarik utama bagi Gen Z terletak pada cara emas tersebut dikemas—yakni melalui sistem digital yang fleksibel, transparan, dan mudah diakses.

Digital Native dan Gaya Hidup “Sat-Set”

Sebagai generasi digital native, Gen Z memiliki preferensi kuat terhadap layanan berbasis teknologi. Kepraktisan, kecepatan, dan akses melalui perangkat seluler menjadi faktor penentu dalam memilih produk keuangan.

Pegadaian merespons kebutuhan tersebut melalui aplikasi Tring! by Pegadaian, yang memungkinkan pembukaan akun hingga transaksi pembelian emas dilakukan secara real-time dalam hitungan menit. Fitur transaksi instan dan otomatisasi tabungan emas dinilai sangat selaras dengan karakter Gen Z yang mengedepankan efisiensi dan kemudahan.

Model investasi dengan nominal terjangkau juga menjadi daya tarik tersendiri. Dengan modal kecil, generasi muda dapat mulai berinvestasi tanpa harus menunggu kondisi finansial mapan, sekaligus membangun kebiasaan menabung secara konsisten.

Gen Z Lebih Berani, Namun Tetap Rasional

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil II Pekanbaru, Eko Supriyanto, menyebut tingginya minat Gen Z terhadap Tabungan Emas sebagai cerminan perubahan cara pandang generasi muda dalam membangun masa depan finansial.

“Gen Z memiliki keberanian untuk mengambil keputusan finansial lebih awal, namun tetap rasional. Mereka memilih instrumen yang stabil, terukur, dan mudah dipantau. Emas menjadi pilihan tepat karena nilainya terjaga, fleksibel, dan kini bisa diakses secara digital,” kata Eko.

Ia menambahkan, kondisi ini memperkuat posisi Pegadaian sebagai bagian dari ekosistem keuangan nasional yang adaptif terhadap perubahan zaman dan kebutuhan lintas generasi.

Media Sosial dan Literasi Keuangan Jadi Katalis

Selain faktor teknologi, masifnya edukasi finansial melalui media sosial seperti TikTok, Instagram, dan YouTube turut mendorong peningkatan minat investasi di kalangan Gen Z. Konten edukatif tentang dana darurat, perencanaan keuangan, hingga investasi emas membuat generasi muda semakin melek finansial.

Meningkatnya literasi ini juga sejalan dengan kesadaran menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Gen Z dinilai lebih proaktif menyiapkan perlindungan finansial jangka panjang sebagai antisipasi risiko ekonomi di masa depan.

Membangun Kebiasaan Finansial Sejak Dini

Menurut Eko, peran Pegadaian tidak sekadar menyediakan produk investasi, tetapi juga membangun kebiasaan finansial sehat di masyarakat.

“Ketika generasi muda sudah akrab dengan investasi sejak dini, keberlanjutan ekonomi masyarakat di masa depan akan jauh lebih kuat. Ini bukan hanya soal pertumbuhan bisnis, tetapi kontribusi terhadap ketahanan ekonomi nasional,” ujarnya.

Menuju Ekosistem Emas Nasional

Melalui visi The Leader in Gold Ecosystem, PT Pegadaian berkomitmen untuk terus berinovasi menghadirkan instrumen investasi yang aman, likuid, dan mudah dijangkau seluruh lapisan masyarakat.

Transformasi digital yang dilakukan perusahaan diharapkan mampu menjembatani akses masyarakat khususnya generasi muda menuju kemandirian finansial. Dominasi Gen Z dalam Tabungan Emas menjadi penanda bahwa investasi kini bukan lagi wacana masa depan, melainkan bagian dari gaya hidup generasi hari ini.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *