Detikinewsinfo.com] Komandan Kodim 0316/Batam Kolonel Arh Yan Eka Putra, S.Sos. menghadiri kegiatan Peletakan Batu Pertama Pembangunan 80.000 Koperasi Merah Putih yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Untuk wilayah Kepulauan Riau, kegiatan dipusatkan di Kota Batam, pada Jumat (17/10/2025).
Acara nasional ini merupakan bagian dari Gerakan Pembangunan Koperasi Merah Putih, sebuah program pemerintah yang bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan, memberdayakan pelaku UMKM, serta menumbuhkan semangat gotong royong dan nasionalisme ekonomi di seluruh tanah air.
Kegiatan ini juga diikuti melalui video conference (vicon) yang tersambung langsung dengan pusat kegiatan di Desa Wanajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang dipimpin langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM RI, Bapak Ferry Joko Juliantono, didampingi Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.
Gerakan Ekonomi Merah Putih untuk Kemandirian Bangsa
Gerakan pembangunan 80.000 Koperasi Merah Putih merupakan langkah strategis dalam membangun sistem ekonomi yang inklusif dan berkeadilan. Melalui koperasi, pemerintah berupaya menumbuhkan kemandirian ekonomi dari akar rumput agar kesejahteraan dapat dirasakan hingga ke pelosok daerah.
Menteri Koperasi dan UKM RI dalam arahannya menyampaikan bahwa gerakan ini tidak hanya membangun sarana fisik, tetapi juga menanamkan semangat baru ekonomi gotong royong.
“Gerakan ini bukan hanya tentang membangun gedung koperasi, tetapi tentang menanam semangat baru semangat kemandirian, gotong royong, dan kebersamaan ekonomi rakyat Indonesia,” tegas Menteri Ferry Joko Juliantono dalam sambutannya dari Bekasi.
Dandim 0316/Batam: Koperasi Adalah Tulang Punggung Ekonomi Rakyat
Dalam kegiatan tersebut, Dandim 0316/Batam Kolonel Arh Yan Eka Putra menyampaikan apresiasi terhadap langkah besar pemerintah dalam memperkuat pondasi ekonomi nasional melalui koperasi. Ia menegaskan bahwa semangat ekonomi rakyat harus terus dijaga, karena koperasi merupakan sumber kekuatan ekonomi bangsa yang sesungguhnya.
“Koperasi merupakan tulang punggung ekonomi rakyat. Melalui gerakan ini, kita berharap dapat menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional dari tingkat bawah,” ujar Dandim.
Dandim menambahkan, TNI AD akan selalu siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat dalam mendukung pembangunan ekonomi kerakyatan yang berlandaskan semangat Pancasila dan Merah Putih.
“TNI akan terus hadir bersama rakyat. Sinergi ini adalah wujud nyata pengabdian dalam menjaga stabilitas, kemandirian, dan ketahanan bangsa, tidak hanya di bidang pertahanan, tetapi juga di sektor ekonomi rakyat,” tambahnya.
Sinergi Pemerintah, TNI, dan Masyarakat
Kegiatan di Batam turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota Batam, perwakilan Kementerian Koperasi dan UKM, tokoh masyarakat, serta pengurus dan anggota Koperasi Merah Putih.
Sinergi antara unsur pemerintahan, TNI, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan ekonomi daerah. Dalam konteks ini, Kodim 0316/Batam berperan aktif mendukung seluruh program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan rakyat, sejalan dengan semangat TNI Manunggal dengan Rakyat.
Batam Sebagai Sentra Ekonomi Strategis
Sebagai daerah yang memiliki posisi strategis di wilayah perbatasan dan jalur perdagangan internasional, Batam diharapkan menjadi contoh implementasi Gerakan Koperasi Merah Putih di Kepulauan Riau.
Dengan potensi besar yang dimiliki, baik dari sisi industri, perdagangan, maupun sumber daya manusia, pembangunan Koperasi Merah Putih di Batam diharapkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat yang berdaya saing, mandiri, dan berkeadilan sosial.
“Batam memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan koperasi modern yang berbasis gotong royong dan nasionalisme ekonomi. Inilah wujud nyata ekonomi Pancasila yang kita cita-citakan bersama,” ujar salah satu perwakilan Kemenkop di sela kegiatan.
Meneguhkan Peran TNI dalam Pemberdayaan Rakyat
Melalui momentum ini, Kodim 0316/Batam menegaskan kembali komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas pertahanan, tetapi juga dalam pemberdayaan ekonomi rakyat.
Gerakan nasional 80.000 Koperasi Merah Putih menjadi simbol kebangkitan ekonomi rakyat, sekaligus penguatan sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri dan sejahtera.
“TNI kuat karena rakyat kuat. Dan rakyat akan kuat bila ekonominya mandiri dan berdikari. Melalui koperasi, semangat itu kita wujudkan bersama,”
tutup Kolonel Arh Yan Eka Putra.
















