Batam-Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah perbatasan, Koramil 05/Belakang Padang menggelar Patroli Gabungan bersama unsur masyarakat pada Sabtu malam (4/10/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif TNI dalam memastikan wilayah teritorial Kodim 0316/Batam tetap aman, tertib, dan kondusif.
Patroli dimulai pukul 20.00 WIB dan berlangsung hingga 21.30 WIB, dengan melibatkan personel gabungan yang terdiri atas 1 anggota Koramil 05/Belakang Padang, 1 anggota Wanra (Perlawanan Rakyat), serta 2 petugas keamanan pos kamling setempat.
Patroli Menyisir Kawasan Vital dan Pemukiman Warga
Adapun rute patroli meliputi sejumlah titik penting di Kelurahan Tanjung Sari dan Kelurahan Sekanak Raya, Kecamatan Belakang Padang, antara lain:
1. Pos Kamling Pasar Tanjung Sari
2. Dapur Arang Tanjung Sari
3. Pasar Induk Tanjung Sari
4. Pelantar 88 Tanjung Sari
5. Kampung Tempang, Kelurahan Tanjung Sari
6. Kampung Bugis, Kelurahan Sekanak Raya
Selama patroli, personel TNI bersama unsur keamanan masyarakat berinteraksi langsung dengan warga dan petugas jaga malam, memberikan imbauan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas mencurigakan, terutama di kawasan pelabuhan rakyat dan jalur perairan yang menjadi pintu keluar-masuk barang dan orang.
Belakang Padang, Titik Strategis Pengawasan Keamanan Laut
Kecamatan Belakang Padang, yang dikenal sebagai “Pulau Penawar Rindu”, merupakan wilayah kepulauan paling barat Kota Batam yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia. Letaknya yang strategis menjadikan kawasan ini memiliki nilai penting dalam pengawasan keamanan laut dan aktivitas lintas batas.
Karena itu, Koramil 05/Belakang Padang rutin melakukan patroli malam di kawasan pasar, pelantar, hingga kampung pesisir guna memastikan keamanan warga, sekaligus mendukung peran TNI AD sebagai penjaga stabilitas wilayah perbatasan.
Danramil: Sinergi TNI dan Warga Adalah Kunci Stabilitas
Danramil 05/Belakang Padang Kapten Inf. Suryanto menegaskan bahwa kegiatan patroli gabungan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan di wilayah kepulauan.
> “Wilayah Belakang Padang memiliki karakteristik unik sebagai pulau terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Karena itu, kehadiran TNI bersama masyarakat sangat penting untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali,” ujar Kapten Suryanto.
“Kami ingin masyarakat merasa terlindungi, dan sekaligus terlibat aktif dalam menjaga kampungnya sendiri. Keamanan bukan hanya tugas aparat, tapi tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Kapten Suryanto juga mengapresiasi partisipasi warga dan petugas keamanan lingkungan yang tetap disiplin menjalankan tugas jaga malam di pos kamling. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat memperkuat komunikasi antara Babinsa dan masyarakat setempat.
Cegah Gangguan Sejak Dini
Selain memberikan rasa aman, kegiatan patroli ini juga menjadi sarana deteksi dini dan cegah dini terhadap potensi kerawanan sosial maupun tindak kriminal. Dalam setiap kunjungan, personel Koramil mengingatkan warga agar segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada aparat terdekat, baik Babinsa maupun Polsek setempat.
Kegiatan yang berlangsung selama satu setengah jam tersebut berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa ada kejadian menonjol. Warga menyambut baik kegiatan patroli dan berharap agar kegiatan serupa dilaksanakan secara rutin, terutama menjelang akhir pekan dan hari-hari besar nasional.
Bagian dari Program Binter dan Momentum HUT TNI ke-80
Patroli gabungan Koramil 05/Belakang Padang ini merupakan bagian dari Program Pembinaan Teritorial (Binter) TNI AD yang dijalankan secara berkesinambungan oleh Kodim 0316/Batam. Program ini menekankan pentingnya kehadiran TNI di tengah masyarakat untuk memperkuat ketahanan wilayah melalui sinergi lintas elemen.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum dalam rangka memperingati HUT Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80, yang tahun ini mengusung tema “TNI Patriot NKRI, Pengawal Demokrasi untuk Indonesia Maju.”
Dalam konteks itu, kegiatan patroli bukan hanya simbol kedisiplinan, tetapi juga wujud nyata peran TNI dalam menjaga keamanan maritim nasional, terutama di daerah perbatasan dan pulau-pulau terluar Indonesia seperti Belakang Padang.
Melalui kegiatan yang konsisten dan bersinergi dengan masyarakat, TNI berharap wilayah perbatasan Batam tetap menjadi garda depan pertahanan negara yang aman, tangguh, dan berdaya saing, sekaligus mencerminkan semangat pengabdian TNI kepada rakyat.
















