Batam – Upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah hinterland Kota Batam terus digencarkan oleh jajaran TNI AD. Pada Sabtu malam (27/9/2025), personel Koramil 04/Galang Kodim 0316/Batam melaksanakan patroli siskamling di sejumlah titik rawan di Kecamatan Galang.
Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB ini dipimpin langsung oleh personel Koramil bersama tokoh pemuda setempat. Adapun kekuatan patroli terdiri dari dua anggota Koramil 04/Galang serta satu tokoh pemuda, yang menunjukkan sinergi nyata antara aparat TNI dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman.
Patroli malam itu menyasar beberapa lokasi strategis, mulai dari simpang Dapur 3, kawasan Sungai Raya, hingga warung di sepanjang Jalan Trans Barelang Dam Legong. Titik-titik tersebut dipilih karena merupakan jalur aktivitas warga sekaligus area yang perlu pengawasan ekstra pada malam hari.
Dalam kegiatan ini, personel Koramil tidak hanya melakukan pengawasan dan pemantauan, tetapi juga memberikan himbauan tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Warga yang ditemui diajak lebih peduli terhadap kondisi lingkungan, saling mengingatkan, dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan siskamling.
Menurut keterangan yang diterima, kegiatan patroli ini bertujuan untuk mencegah potensi gangguan keamanan serta menciptakan suasana kondusif, khususnya di wilayah Galang yang menjadi bagian penting dari jalur penghubung Batam dengan kawasan Barelang. “Kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman, sekaligus mempererat hubungan kebersamaan dengan warga,” ujar salah satu tokoh pemuda yang ikut dalam patroli.
Sekitar pukul 22.00 WIB, patroli gabungan tersebut selesai dilaksanakan. Situasi di wilayah Kecamatan Galang dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali tanpa adanya insiden menonjol.
Patroli siskamling semacam ini menjadi agenda rutin Koramil 04/Galang sebagai bentuk komitmen menjaga stabilitas wilayah, terutama di daerah hinterland yang memiliki posisi strategis dan terus berkembang. Dukungan masyarakat, khususnya para pemuda, dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan keamanan lingkungan yang berkelanjutan.













