Jaga Perbatasan, Koramil 05/Belakang Padang Gelar Patroli Gabungan Malam Hari

banner 468x60

Batam – Wilayah Belakang Padang yang berada di perbatasan langsung dengan Singapura kerap disebut sebagai “pintu kecil” Indonesia di jalur laut internasional. Kawasan ini menjadi titik strategis, sekaligus rawan terhadap aktivitas ilegal lintas batas. Karena itu, pengamanan wilayah perbatasan tak pernah bisa dianggap sepele.

Pada Jumat malam (26/9/2025), Koramil 05/Belakang Padang Kodim 0316/Batam kembali menggelar patroli gabungan bersama unsur masyarakat. Patroli dimulai pukul 20.00 WIB dengan kekuatan gabungan: 2 personel Koramil, 3 warga tempatan, 1 anggota Wanra, serta 1 personel keamanan Poskamling.

banner 336x280

Rute patroli meliputi sejumlah titik vital: Poskamling Pasar Tanjung Sari, Dapur Arang Tanjung Sari, Pasar Induk, Pelantar 88, Kampung Tempang Kelurahan Tanjung Sari, hingga Kampung Bugis Kelurahan Sekanak Raya. Lokasi-lokasi tersebut dipilih karena merupakan pusat aktivitas ekonomi, pemukiman padat, dan akses pelabuhan rakyat.

Patroli gabungan ini bukan sekadar formalitas. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu mencegah potensi kerawanan mulai dari pencurian, perkelahian antarwarga, hingga penyelundupan barang melalui jalur laut kecil. “Kami ingin masyarakat merasa aman, sekaligus memastikan wilayah binaan tetap kondusif,” ungkap seorang prajurit Koramil saat ditemui di sela patroli.

Belakang Padang dikenal sebagai kawasan yang ramai aktivitas keluar-masuk orang, baik nelayan, pedagang, maupun wisatawan. Kondisi ini sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi aparat keamanan. Dengan jarak tempuh hanya beberapa menit ke Singapura melalui jalur laut, potensi penyelundupan rokok, minuman keras, hingga narkoba sering kali menjadi isu utama.

Patroli yang berakhir pukul 22.00 WIB berjalan lancar tanpa temuan gangguan keamanan. Namun, kegiatan ini dinilai penting sebagai langkah preventif. Keamanan perbatasan tidak cukup hanya dijaga oleh aparat, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif warga.

Sinergi TNI bersama masyarakat dalam patroli gabungan menjadi bukti bahwa pengamanan wilayah perbatasan adalah tanggung jawab bersama. Tanpa kehadiran warga di lapangan, aparat tak mungkin menjangkau semua titik rawan.

“Belakang Padang adalah beranda terdepan negara. Stabilitas keamanan di sini berpengaruh langsung terhadap citra Indonesia di mata negara tetangga,” ujar seorang tokoh masyarakat yang ikut mendampingi patroli.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *