Batam — Aktivitas masyarakat di kawasan pasar Kecamatan Belakang Padang, khususnya di Kelurahan Pemping, menunjukkan geliat ekonomi yang semakin positif seiring meningkatnya kunjungan wisatawan lokal maupun luar daerah saat akhir pekan dan hari libur.
Fenomena tersebut menjadi perhatian Babinsa Koramil 05/Belakang Padang yang terus aktif melakukan monitoring wilayah sekaligus komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat guna memastikan situasi tetap aman, kondusif, serta mendukung pertumbuhan ekonomi warga.
Pada Minggu (21/6/2026) pukul 09.00 WIB, Babinsa 03 Kelurahan Pemping Koramil 05 Belakang Padang, Serda Roni Sitorus, melaksanakan kegiatan monitoring wilayah dan komunikasi sosial di lingkungan pasar Kecamatan Belakang Padang.
Dalam kegiatan tersebut, Serda Roni turut berdialog langsung dengan masyarakat, khususnya para pengemudi ojek pangkalan yang setiap hari beraktivitas di sekitar kawasan pasar.
Babinsa Pantau Perkembangan Aktivitas Ekonomi Warga
Kegiatan monitoring ini tidak hanya bertujuan melihat situasi keamanan wilayah, tetapi juga menjadi sarana untuk mengetahui secara langsung perkembangan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:
Serda Roni Sitorus (Babinsa 03 Kelurahan Pemping)
Bapak Sudarto
Bapak Amran
Bapak Manaf
Dalam dialog bersama warga, Serda Roni menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kunjungan wisatawan ke Kecamatan Belakang Padang mengalami peningkatan yang cukup signifikan, terutama setiap hari Sabtu, Minggu, maupun hari libur lainnya.
Menurutnya, kondisi ini menjadi kabar baik bagi masyarakat setempat karena meningkatnya jumlah pengunjung akan berdampak langsung terhadap perputaran ekonomi warga.
“Peningkatan jumlah wisatawan ini sangat positif bagi masyarakat. Semakin banyak pengunjung datang, maka semakin besar pula peluang ekonomi yang bisa dirasakan warga, baik pedagang, pengemudi ojek, maupun pelaku usaha lainnya,” ujar Serda Roni saat berdialog dengan warga.
Wisatawan Meningkat, Ojek Pangkalan Ikut Rasakan Dampak
Babinsa juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga citra baik Kecamatan Belakang Padang sebagai kawasan wisata yang dikenal memiliki keramahan masyarakat dan suasana khas pesisir yang nyaman.
Ia menekankan pentingnya menjaga tata krama, keramahan, serta budaya santun sebagai identitas daerah yang selama ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi modal penting bagi Belakang Padang yang dikenal sebagai “Pulau Penawar Rindu” untuk terus menarik minat wisatawan.
“Pertahankan hal-hal baik yang selama ini sudah ada. Keramahan warga dan tata krama masyarakat merupakan ciri khas Belakang Padang yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan,” pesannya.
Sementara itu, salah seorang pengemudi ojek pangkalan, Amran, mengaku peningkatan jumlah wisatawan saat akhir pekan cukup membantu perekonomian mereka.
Menurut Amran, pada hari-hari libur seperti Sabtu dan Minggu, penghasilan para pengemudi ojek mengalami peningkatan dibanding hari biasa.
“Alhamdulillah, setiap hari libur penghasilan kami lumayan. Ada peningkatan dibanding hari biasa,” ujarnya.
Meski demikian, ia juga mengungkapkan bahwa aktivitas ojek pangkalan saat ini tidak seramai sebelumnya karena sebagian besar wisatawan lebih memilih menggunakan jasa rental sepeda motor.
Persaingan dengan Rental Motor Jadi Tantangan
Amran menjelaskan, saat ini penggunaan rental motor lebih mendominasi kebutuhan transportasi wisatawan di kawasan Belakang Padang.
Dengan tarif sewa sekitar Rp40.000 per jam, banyak pengunjung memilih opsi tersebut karena dianggap lebih fleksibel untuk berkeliling kawasan wisata.
Kondisi itu membuat pengemudi ojek pangkalan harus lebih sabar menunggu penumpang.
“Sekarang lebih banyak yang pilih rental motor. Jadi kami sering standby cukup lama di pangkalan sambil menunggu penumpang,” jelasnya.
Meski menghadapi tantangan tersebut, para pengemudi ojek tetap optimistis sektor pariwisata di Belakang Padang akan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat.
Komsos Jadi Sarana Perkuat Kedekatan TNI dan Masyarakat
Kegiatan komunikasi sosial yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari upaya TNI AD melalui satuan kewilayahan untuk terus hadir di tengah masyarakat.
Selain memantau situasi keamanan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat teritorial dengan warga binaan.
Melalui komunikasi yang intensif, berbagai persoalan sosial, ekonomi, maupun keamanan dapat terdeteksi sejak dini sehingga solusi dapat dicari bersama.
Kegiatan monitoring wilayah dan Komsos tersebut berakhir pada pukul 10.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan terus menjadi jembatan dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendukung kemajuan ekonomi masyarakat Kecamatan Belakang Padang.













