Babinsa Tanjung Tering Perkuat Monitoring Pelabuhan BTC, Ajak Seluruh Elemen Jaga Citra Batam di Mata Dunia

Melalui komunikasi sosial di kawasan Pelabuhan Internasional BTC, Babinsa Koramil 03/Nongsa menegaskan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan wisatawan maupun tamu mancanegara guna mendukung citra positif Batam sebagai daerah tujuan internasional.

banner 468x60

BATAM — Upaya menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan di kawasan strategis terus dilakukan aparat kewilayahan di Kota Batam. Salah satunya melalui kegiatan monitoring wilayah dan komunikasi sosial (komsos) yang dilaksanakan Babinsa Kelurahan Tanjung Tering Koramil 03/Nongsa Kodim 0316/Batam, Sertu Alex, di kawasan Kantin Pelabuhan Internasional BTC, Kecamatan Batam Kota, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dilakukan sebagai bagian dari pembinaan teritorial sekaligus langkah preventif dalam menjaga kondusivitas kawasan pelabuhan internasional yang menjadi salah satu pintu masuk tamu dan wisatawan mancanegara ke Kota Batam.

banner 336x280

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Alex berinteraksi langsung dengan sejumlah pihak yang berada di lingkungan pelabuhan, di antaranya Brigadir Trigo dari Pos KP3, Bapak Soleh selaku pengemudi Super Taxi Pelabuhan, Bapak Hendri, dan Saudara Doni.

Melalui suasana dialog yang santai namun penuh makna, Babinsa menyampaikan berbagai pesan penting terkait keamanan, ketertiban, serta upaya menjaga citra Batam sebagai kota internasional yang aman dan nyaman bagi para pengunjung dari luar negeri.

Menurut Sertu Alex, kawasan Pelabuhan BTC memiliki peranan strategis karena menjadi salah satu gerbang internasional yang mempertemukan masyarakat lokal dengan wisatawan maupun tamu asing dari berbagai negara. Oleh karena itu, situasi keamanan dan kenyamanan di sekitar pelabuhan harus menjadi perhatian bersama seluruh elemen masyarakat.

“Pelabuhan BTC merupakan salah satu wajah Batam di mata dunia. Karena itu kita harus sama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan pelabuhan agar para tamu dari luar negeri merasa aman dan nyaman saat berada di Batam,” ujar Sertu Alex dalam kegiatan komsos tersebut.

Ia menegaskan bahwa situasi kecil yang terlihat negatif di kawasan pelabuhan dapat berdampak luas terhadap citra daerah, terlebih di era digital saat informasi dan pemberitaan dapat dengan mudah menyebar ke berbagai negara melalui media sosial maupun platform digital lainnya.

Dalam kesempatan itu, Babinsa juga mengingatkan pentingnya mencegah munculnya praktik-praktik premanisme ataupun tindakan yang mengarah pada pencarian keuntungan pribadi secara tidak wajar yang dapat mengganggu kenyamanan pengunjung.

Menurutnya, tindakan seperti pemaksaan jasa, intimidasi, maupun perilaku tidak tertib di kawasan pelabuhan dapat menimbulkan kesan buruk bagi wisatawan dan tamu asing yang datang ke Batam.

“Jangan sampai ada tindakan premanisme atau perilaku yang membuat tamu mancanegara merasa tidak nyaman. Hal seperti itu bisa berdampak buruk terhadap nama baik Batam sebagai daerah tujuan wisata dan bisnis internasional,” katanya.

Sertu Alex juga mengajak seluruh pihak, termasuk pengemudi transportasi pelabuhan, petugas keamanan, pedagang, dan masyarakat sekitar, untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan saling mengingatkan apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan maupun kenyamanan lingkungan pelabuhan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya koordinasi cepat dengan aparat keamanan apabila ditemukan oknum atau aktivitas yang meresahkan masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah dan luar negeri.

Babinsa berharap sinergi antara aparat, petugas pelabuhan, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik demi menciptakan suasana pelabuhan yang aman, tertib, bersih, serta ramah bagi seluruh pengguna jasa transportasi laut internasional.

Kegiatan monitoring wilayah dan komunikasi sosial tersebut juga menjadi bagian dari langkah pembinaan teritorial yang rutin dilakukan aparat kewilayahan guna menyerap informasi secara langsung dari masyarakat serta memastikan kondisi wilayah binaan tetap aman dan kondusif.

Dengan adanya komunikasi yang aktif antara aparat dan masyarakat, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini serta tercipta rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga nama baik Kota Batam di tingkat nasional maupun internasional.

Kegiatan selesai pada pukul 12.00 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *