Batam- Upaya pembinaan karakter generasi muda terus dilakukan aparat teritorial TNI melalui kegiatan komunikasi sosial (komsos). Seperti yang dilakukan Babinsa 19 Kelurahan Sungai Langkai, Koramil 02/Sekupang, yang menyambangi siswa madrasah di Kelurahan Sungai Langkai, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Jumat (13/2/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Sertu Beldi selaku Babinsa 19 Kelurahan Sungai Langkai. Dalam suasana penuh keakraban, ia berinteraksi dan berdialog dengan para siswa guna memberikan motivasi serta pembinaan mental dan kedisiplinan.
Dalam arahannya, Sertu Beldi menekankan pentingnya mematuhi peraturan sekolah sebagai fondasi utama pembentukan karakter. Ia mengingatkan para siswa agar selalu bersikap disiplin dan menghormati guru sebagai orang tua kedua di lingkungan pendidikan.
“Sekolah adalah tempat membentuk masa depan. Disiplin dan sikap hormat kepada guru menjadi kunci keberhasilan dalam menempuh pendidikan,” ujarnya di hadapan para siswa.
Selain itu, ia juga mengingatkan para pelajar untuk menjauhi perilaku negatif dan tindakan yang melanggar hukum. Menurutnya, pengaruh lingkungan dan pergaulan bebas dapat menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda apabila tidak dibentengi dengan nilai moral dan agama yang kuat.
Babinsa menegaskan bahwa para pelajar harus mampu memilih pergaulan yang sehat dan kegiatan yang positif agar tidak terjerumus pada tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga.
Tak hanya itu, Sertu Beldi juga memotivasi para siswa agar rajin belajar demi meraih cita-cita di masa depan. Ia mengajak para pelajar untuk menghargai perjuangan orang tua yang telah bekerja keras demi memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anaknya.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Sayangi orang tua yang sudah bersusah payah mencari nafkah agar kelak kalian bisa menjadi pribadi yang sukses dan membanggakan keluarga,” katanya.
Kegiatan komsos tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, termasuk di lingkungan pendidikan. Pendekatan dialogis seperti ini diharapkan mampu menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, serta semangat kebangsaan kepada generasi muda sejak dini.
Kegiatan berakhir pada pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman dan tertib. Kehadiran Babinsa di tengah siswa diharapkan tidak hanya menjadi bentuk pembinaan, tetapi juga inspirasi bagi para pelajar untuk terus berprestasi dan menjauhi hal-hal negatif di tengah perkembangan zaman.













